NARASITODAY.COM – Tim Nasional Voli Putra Indonesia berhasil menutup leg kedua SEA V. League 2025 dengan gelar juara, setelah mengalahkan Thailand dalam laga dramatis lima set di Jakarta International Velodrome, Minggu (20/7/2025). Kemenangan ini sekaligus menempatkan Tim Garuda sebagai pemuncak klasemen dengan total 10 poin.
Laga sengit sejak awal membuat penonton terpaku. Pada set pertama, kedua tim saling kejar angka hingga skor imbang 10–10. Thailand sempat unggul saat spike dari Rivan Nurmulki berhasil diblok, membawa mereka memimpin 16–15. Pertarungan ketat berlanjut hingga deuce 24–24 sebelum Thailand merebut set pertama dengan skor 29–27.
Indonesia bangkit di set kedua, memimpin 3–0 sejak awal dan terus memperlebar jarak hingga menang telak 25–15. Pada set ketiga, permainan kembali berjalan ketat hingga 23–23. Tim Merah Putih tampil tangguh untuk merebut set ketiga 25–23 dan berbalik unggul 2–1.
Kemenangan dua set membuat Indonesia dipastikan menjadi juara leg kedua dengan poin tak terkejar. “Hal tersebut membuat poin Indonesia menjadi sembilan angka. Poin Indonesia sudah tak mungkin terkejar karena poin maksimal Thailand adalah delapan,” tulis laporan pertandingan.
Meski gelar juara sudah dipastikan, Thailand tetap tampil agresif di set keempat. Dua service ace dari Amorntep Konhan membawa mereka unggul dan akhirnya menyamakan kedudukan 2–2 setelah menang 25–22.
Penentuan pemenang berlangsung di set kelima dengan skor yang sempat ketat 4–4. Blok dan service ace dari Jasen Natanael Kilanta memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 8–4. Spike dari Boy Arnez menambah poin, meski Thailand sempat memperkecil selisih lewat dua angka dari Kissada Nilsawai.
Namun pada poin krusial, service Amorntep gagal menyeberang net. Indonesia pun mengamankan set penutup 15–13 dan meraih kemenangan akhir 3–2.
Dengan hasil ini, Indonesia keluar sebagai juara leg kedua SEA V. League 2025 dengan 10 poin. Vietnam menempati posisi kedua dengan 8 poin, diikuti Thailand di urutan ketiga (7 poin), Filipina di posisi keempat (5 poin), dan Kamboja tanpa poin di peringkat kelima.***














