NARASITODAYY.COM – Sebuah video yang memperlihatkan pengamen diduga dalam kondisi mabuk memaki sopir angkot viral di media sosial dan menimbulkan keresahan penumpang. Peristiwa tersebut terjadi di angkot 13 yang melintas di Jalan Juanda, Kota Bogor, pada Senin (21/7/2025).
Dalam video, terlihat seorang pria membawa gitar melontarkan kata-kata kasar kepada sopir saat angkot sedang melaju. Penumpang di dalam kendaraan berusaha menenangkan pengamen tersebut, namun makian tetap berlanjut hingga akhirnya ia turun di area Simpang Salak, dekat Balai Kota Bogor.
- Polisi Amankan Pelaku
Kapolsek Bogor Tengah Kompol Agustinus Manurung menyatakan pelaku telah diamankan. “Telah berhasil mengamankan seorang laki-laki pengamen, terkait video viral seorang pengamen terekam membentak-bentak supir angkot di salah satu angkot,” ujarnya, Rabu (23/7/2025).
Pelaku diketahui bernama Dani, dan berdasarkan pengakuannya, insiden bermula ketika ia mencoba naik ke angkot untuk mengamen, dalam keadaan mabuk. “Namun sopir malahan ngegas (tancap gas) sehingga korban hampir jatuh,” kata Agustinus.
Pengamen tersebut tersinggung dan akhirnya melampiaskan kemarahan dengan memaki sopir sebelum turun di depan Hotel Salak.
- Pengakuan Mabuk dan Alasan Kesal
Dani mengakui dirinya dalam pengaruh minuman keras jenis ciu. Dalam video yang ditinjau detikcom, Dani menyampaikan alasan kemarahannya menggunakan bahasa Sunda:
“Jadi kieu, Pak. Asalna mah abdi arek ngamen, numpang. Eh pas abdi calik, digas Saya Kesel. Bapak kunaon, sarua boga beuteung, ceuk abdi teh”
Saat ditanya oleh polisi, Dani juga mengaku, “Iya (mabuk), minum ciu, Pak.”
- Dapat Tawaran Pekerjaan dari Pemkot
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menemui Dani di Polsek Bogor Tengah dan menawarkan kesempatan untuk berubah. “Tadi saya tawarkan (Dani) untuk bertaubat, berhenti minum miras, salat yang rajin, nanti saya akan libatkan untuk sasapu (jadi petugas kebersihan) di alun-alun,” ujar Jenal.
Ia juga menyampaikan harapan agar pengamen di angkot tidak lagi mengganggu kenyamanan publik, serta mengapresiasi langkah cepat kepolisian dan Satpol PP. “Pengamen ini kita beri sanksi hukuman sesuai SOP Dia berjanji tidak akan minum-minuman keras,” tambahnya.
- Pengamen Bogor Akan Difasilitasi Jadi Musisi Komunitas
Jenal menjelaskan bahwa Pemkot Bogor telah mendata sekitar 400 pengamen, dan sebanyak 200 di antaranya diseleksi untuk tampil di alun-alun, taman, dan kafe. “Yang 200 (pengamen) ini kita fasilitasi menyanyi di dua kafe, Weekenders dan Swissbel, dan kafe-kafe se-Kota Bogor,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa para pengamen yang lolos seleksi akan dibentuk dalam komunitas seni dan hiburan publik. “Ini bertahap, kita titipkan satu per satu, per grup band diseleksi langsung oleh kami dan Dinas Pariwisata bersama komunitas.”.***
sumber:detik
Ikuti Berita :Â Google News
Ikuti Saluran WhatsApp:Â Narasitoday














