NARASITODAY.COM – Tak ada yang lebih menenangkan selain menghirup aroma rempah hangat dari secangkir bajigur. Minuman tradisional khas Jawa Barat ini bukan hanya sekadar pelepas dahaga, tetapi juga pembawa rasa tenang sebuah pelukan hangat dalam bentuk cair.
Bajigur telah lama dikenal masyarakat Sunda sebagai teman setia kala cuaca dingin menyapa. Gurihnya santan berpadu dengan manisnya gula merah, serta kehangatan jahe yang membelai tenggorokan, menjadikan minuman ini tak lekang oleh waktu. Di berbagai sudut kampung, dari pedagang keliling hingga warung sederhana, bajigur hadir sebagai penghangat tubuh dan penyambung cerita.
Jika Anda ingin menghadirkan kehangatan khas kampung halaman itu di rumah, berikut resep bajigur yang bisa dibuat dengan cara sederhana namun tetap kaya cita rasa.
Bahan-bahan:
- 1.500 ml santan kental dari satu butir kelapa
- 150 gram gula merah, disisir halus
- 100 gram gula pasir
- 200 gram jahe, dibakar, dikupas, dan dimemarkan
- 3 lembar daun pandan, diikat simpul
- 2 cm kayu manis
- ½ sendok teh garam
- ½ sendok makan kopi bubuk
- ¼ sendok teh vanili bubuk (opsional)
- 50 gram kolang-kaling, direbus dan diiris tipis (opsional)
Cara Membuat:
- Mulailah dengan merebus santan dalam panci, lalu masukkan jahe yang telah dibakar, daun pandan, kayu manis, dan bubuk kopi. Panaskan dengan api sedang sambil diaduk pelan. Adukannya bukan sekadar menjaga agar santan tak pecah, tetapi juga membawa semua aroma berpadu dalam satu harmoni.
- Ketika uap hangat mulai naik, tambahkan gula merah dan gula pasir. Biarkan larut perlahan, menyatu dengan kekayaan rasa dari rempah-rempah yang sudah mulai menari dalam panci.
- Masukkan sejumput garam dan vanili bubuk untuk menyeimbangkan rasa. Didihkan sebentar saja dengan api kecil sambil terus diaduk, hingga aroma legit dan pedas jahe mulai semerbak.
- Setelah matang, saring minuman agar tak ada serat pandan atau serpihan jahe yang tertinggal, lalu sajikan dalam gelas favorit. Tambahkan kolang-kaling jika suka, untuk sensasi kenyal yang memberi kejutan dalam tiap tegukan.
Bajigur bukan sekadar minuman, melainkan warisan rasa yang menyimpan kenangan. Di tengah modernitas yang serba cepat, menyempatkan diri membuat bajigur di rumah adalah cara sederhana untuk memperlambat waktu membiarkan diri menikmati momen, satu seruput hangat dalam cuaca dingin.
Saat langit mendung dan udara lembap menusuk tulang, bajigur hadir bukan hanya untuk menghangatkan tubuh, tetapi juga menghadirkan kehangatan batin. Karena, sebagaimana makanan tradisional lainnya, bajigur adalah bagian dari rumah yang bisa kita bawa ke mana pun, asal tahu cara membuatnya.***
Ikuti Berita :Â Google News
Ikuti Saluran WhatsApp:Â Narasitoday














