
NARASITODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan penyelesaian persoalan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam dua tahun ke depan. Anggaran untuk program tersebut akan mulai dimaksimalkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa penanganan Rutilahu menjadi prioritas dan harus tuntas sebelum masa jabatannya berakhir. Ia menegaskan komitmen itu akan dimulai dari APBD perubahan tahun ini.
“Nanti di APBD perubahan, salah satunya kita akan maksimalkan untuk menganggarkan Rutilahu,” ujar Rudy, Rabu (30/7/2025).
Rudy menyebut target penyelesaian Rutilahu maksimal dalam waktu dua tahun. Ia menilai waktu lima tahun terlalu lama bagi masyarakat untuk menunggu perbaikan hunian.
“Sampai tiga tahun ke depan harus tuntas, kalau lima tahun terlalu lama, kasian masyarakat menunggu terlalu panjang,” ungkapnya.
Menurut Rudy, jumlah Rutilahu di Kabupaten Bogor saat ini mencapai sekitar 14 ribu unit. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai, seiring dengan tren positif pendapatan daerah.
“Tapi hari ini, kita melihat trendnya cukup positif dan kita optimis di akhir tahun punya pendapatan yang mencukupi dari beberapa sektor,” pungkasnya.***
sumber:bogortoday
Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp: Narasitoday













