Harga BBM Non Subsidi Berubah, Simak Daftar Terbaru per Wilayah

0
BBM
Dispenser ini adalah mesin yang memompa bahan bakar dari tangki penyimpanan ke kendaraan.foto:istock

NARASITODAY.COM – PT Pertamina Persero telah menurunkan harga beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di seluruh provinsi, efektif mulai Jumat, 1 Agustus 2025.

Di DKI Jakarta, misalnya, harga Pertamax turun dari Rp12.500 menjadi Rp12.200 per liter. Harga Pertamax Turbo juga turun dari Rp13.500 menjadi Rp13.200 per liter, dan Pertamax Green menjadi Rp13.000 per liter dari sebelumnya Rp13.250 per liter.

Namun, harga BBM jenis solar mengalami kenaikan. Dexlite naik dari Rp13.320 menjadi Rp13.850 per liter, dan Pertamina Dex  juga naik dari Rp13.650 menjadi Rp14.150 per liter. Sementara itu, harga Pertalite dan solar subsidi tetap tidak berubah.

Baca Juga :  Rotasi Jabatan di Pemkab Bogor, 13 Pejabat Tinggi Pratama Resmi Dilantik

Penyesuaian harga ini mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan revisi dari Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 mengenai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Baca Juga :  Pertamina & Shell Kompak Naikkan Harga BBM, Siapkan Dompet Lebih Tebal!

Berikut ini adalah daftar harga BBM Pertamina per 1 Agustus 2025 di beberapa wilayah utama:

  • DKI Jakarta: Pertalite Rp10.000/liter, Pertamax Rp12.200/liter, Pertamax Turbo Rp13.200/liter, Pertamax Green 95 Rp13.000/liter, Dexlite Rp13.850/liter, Pertamina Dex Rp14.150/liter.

  • Aceh: Pertalite Rp10.000/liter, Pertamax Rp12.500/liter, Pertamax Turbo Rp13.500/liter, Dexlite Rp14.150/liter, Pertamina Dex Rp14.450/liter, Biosolar subsidi Rp6.800/liter.

  • Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur: Pertalite Rp10.000/liter, Pertamax Rp12.200/liter, Pertamax Turbo Rp13.200/liter, Pertamax Green 95 Rp13.000/liter, Dexlite Rp13.850/liter, Pertamina Dex Rp14.150/liter.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah Mulai Terasa di Jepang, Pasokan Bahan Bakar Menipis dan Harga Melonjak

Harga-harga di daerah lainnya juga telah disesuaikan mengikuti ketentuan tersebut dengan variasi harga yang disesuaikan berdasarkan wilayah.

Penurunan harga BBM non subsidi ini diharapkan dapat meringankan beban konsumen, meskipun sebagian jenis solar mengalami kenaikan. Pertamina mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti pengumuman resmi terkait harga BBM.***

sumber:cnbc

Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp: Narasitoday