Konser Oasis di Wembley Jadi Kenangan Sendu, Satu Nyawa Melayang Saat Suasana Puncak

0
oasis
Sebuah momen legendaris band oasis tergambar jelas dalam potret hitam-putih ini.(foto:surgfm-com)

NARASITODAY.COM – Konser reuni band legendaris Oasis di Stadion Wembley, London, yang digelar Sabtu malam (2/8/2025), berubah menjadi tragedi setelah seorang penonton pria dilaporkan meninggal dunia akibat terjatuh di area konser.

Dilansir BBC pada Senin (4/8/2025), pihak Stadion Wembley mengonfirmasi insiden tersebut dan menyampaikan bahwa tim medis stadion, Layanan Ambulans London, serta kepolisian telah memberikan penanganan cepat terhadap korban yang ditemukan mengalami luka akibat jatuh. Namun, nyawa pria tersebut tidak berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  Microsoft Copilot Memberikan Fitur AI Canggih Secara Gratis, Menantang Penggunaan Berbayar OpenAI

Kepolisian Metropolitan mengidentifikasi korban sebagai pria berusia 40-an tahun. Saat ini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi di lokasi kejadian.

Mereka juga mengimbau publik, khususnya yang mungkin secara tidak sengaja merekam insiden menggunakan ponsel, untuk segera melaporkan informasi tersebut guna membantu investigasi.

Baca Juga :  Suara Korban Mei 1998 Tetap Nyaring, Nihayatul Wafiroh Tolak Pernyataan Fadli Zon

Pihak Oasis menyampaikan pernyataan resmi terkait kejadian ini, menyatakan duka yang mendalam atas meninggalnya salah satu penggemar mereka.

“Kami sangat terkejut dan sedih mendengar kematian tragis seorang penggemar di pertunjukan tadi malam. Oasis ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan teman-teman dari orang yang bersangkutan,” tulis pernyataan band.

Baca Juga :  Ebola Meluas ke Dua Provinsi Baru di Kongo, Korban Tewas Tembus 700 Jiwa

Tur reuni Oasis menjadi momen bersejarah bagi para penggemar setelah vakum selama 16 tahun. Liam dan Noel Gallagher memulai rangkaian konser di berbagai kota di Inggris dan Eropa, yang dijadwalkan berlanjut ke Amerika Utara, Asia, Australia, dan Amerika Selatan.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com