
NARASITODAY.COM, BOGOR – Produk seni berbahan batu kapur dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, berhasil menembus pasar internasional, termasuk ke Timur Tengah.
Berbagai karya seperti kaligrafi, ukiran hewan, hingga motif dekoratif kini menjadi produk unggulan yang diminati pembeli mancanegara.
Pengrajin batu cadas, Siska, mengatakan proses pembuatan karya seni dari batu kapur memerlukan ketelatenan tinggi.
Batu cadas yang diambil dari sungai diukir berdasarkan sketsa dan dipahat secara manual. Waktu pengerjaan bervariasi, mulai dari satu hari untuk desain sederhana hingga tiga hari untuk karya rumit.
“Penjualan sudah sampai ke Timur Tengah. Yang paling jauh ke Jeddah, salah satunya kaligrafi telur lafaz,” ujar Siska, Kamis (14/8/2025).
Harga produk bervariasi, mulai dari Rp10 ribu untuk gantungan kunci hingga Rp10 juta untuk karya dengan tingkat kesulitan tinggi. Sejumlah karya bahkan pernah dipesan pejabat publik, seperti Fadli Zon.
Namun, Siska mengaku usaha ini masih terkendala minimnya sumber daya manusia yang mahir membuat ukiran batu kapur.
“Pesanan dikerjakan secara personal karena semuanya handmade, tidak bisa dicetak atau diproduksi massal,” jelasnya.
Siska menyebut permintaan dari luar negeri cukup tinggi. Ia pernah mendapat pesanan 5.000 unit dari Hong Kong, namun terpaksa menolak karena keterbatasan tenaga kerja.
Meski demikian, ia optimistis produk seni batu kapur Nanggung akan terus berkembang di pasar Asia dan internasional.***
Wartawan : Andreas













