Media Internasional Soroti Aksi Protes Nasional di Indonesia Usai Tewasnya Driver Ojol

0
media internasional
Kematian tragis Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob, memicu gelombang demonstrasi nasional.(Foto : news.ambisius.com)

NARASITODAY.COM, JAKARTA — Gelombang demonstrasi besar yang berlangsung di berbagai wilayah Indonesia pada Jumat (39/8/3035) menarik perhatian media internasional.

Aksi ini dipicu oleh kematian seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang tewas setelah ditabrak dan dilindas kendaraan taktis milik Brimob sehari sebelumnya.

Dalam laporan berjudul Protests Resume in Indonesia’s Jakarta After Ride-share Driver Killed, media asal Qatar, Al Jazeera, menyebut bahwa insiden tersebut terjadi di luar Gedung DPR/MPR saat aparat membubarkan massa yang tengah menyuarakan tuntutan kenaikan upah, penurunan pajak, dan pencabutan tunjangan bagi politisi.

Baca Juga :  Betrand Peto Buka Suara Terkait Tuduhan Miring di Media Sosial

“Protes kembali terjadi di ibu kota Indonesia, Jakarta, setelah tewasnya seorang pengemudi ojek online yang tertabrak kendaraan polisi saat demonstrasi terkait berbagai isu biaya hidup,” tulis Al Jazeera.

Media tersebut juga melaporkan bahwa massa berkumpul di depan Markas Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat, untuk memprotes kematian Kurniawan. Aksi serupa juga dilakukan oleh kelompok mahasiswa di depan Mabes Polri.

Baca Juga :  Ancaman Serius untuk Kakao Indonesia, 'Emas Cokelat' yang Terus Menipis

Presiden Prabowo Subianto turut menanggapi insiden tersebut dengan menyerukan ketenangan dan menyampaikan belasungkawa. Ia memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap kejadian tersebut.

“Saya terkejut dan kecewa dengan tindakan berlebihan para petugas,” ujar Prabowo dalam sebuah pesan video. “Saya telah memerintahkan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan … dan para petugas yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban.”

Media Inggris, Reuters, juga melaporkan peristiwa ini dalam artikel berjudul Police Killing Sparks Indonesia Unrest in First Major Test for Prabowo Presidency. Reuters menyebutkan bahwa massa berkumpul di depan Gedung DPR dan Mabes Polri sambil melemparkan batu ke arah gerbang dan meneriakkan “Pembunuh! Pembunuh!”

Baca Juga :  Presiden Trump Balas Demo dengan Video AI Berjudul "King Trump" yang Kontroversial

Seorang pengendara motor bernama Pendi Nasir, 43 tahun, yang diwawancarai Reuters, menuntut agar kematian Affan Kurniawan diusut secara transparan.

“Kami tidak ingin rekan-rekan kami di sini menjadi korban kerusuhan ini lagi,” ujarnya, seraya menyerukan agar pihak yang bertanggung jawab segera ditindak.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com