Selebgram Cut Intan Nabila Alami Kekerasan dalam Rumah Tangga, Polisi Lakukan Penyelidikan

0

NARASITODAY.COM- Cut Intan Nabila, seorang selebgram yang dikenal di media sosial, dilaporkan mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya pada Senin (12/8/2024) di Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Kasus ini langsung menarik perhatian pihak kepolisian setempat yang segera merespon laporan tersebut.

Polsek Sukaraja, di bawah pimpinan Kompol Birman Simanulang, langsung mengirim tim untuk menangani laporan KDRT yang terjadi di wilayahnya.

Baca Juga :  Pemilik Ruko di Leuwiliang Ngeyel Saat Ditertibkan, Bangunan Berisiko Runtuh ke Sekolah Dasar

“Tadi barusan ditangani langsung BPA Polres terkait adanya KDRT di lingkungan Desa Cikeas, wilayah Polsek Sukaraja, Kabupaten Bogor,” ujar Kompol Birman.

Berdasarkan pantauan dari Bogor Today (Grup Narasi Today). Cut Intan Nabila terlihat keluar dari rumahnya dengan didampingi oleh anggota keluarganya untuk menuju RSUD Cibinong.

Di rumah sakit tersebut, Cut Intan menjalani pemeriksaan visum guna mendukung laporan yang dibuatnya ke Polres Bogor.

Baca Juga :  Bunda Forum Anak Kabupaten Bogor Minta FAD Dioptimalkan Demi Wujudkan Kabupaten Layak Anak  

Sementara itu, suami Cut Intan yang diduga menjadi pelaku kekerasan tidak tampak di lokasi kejadian.

Meskipun begitu, kasus ini telah resmi ditangani oleh Polres Bogor dan tindakan hukum terhadap pelaku sedang diproses.

Kompol Birman menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh suami Cut Intan merupakan tindak pidana dan pelaku akan segera ditangkap.

“Itu pasti kita upayakan untuk segera ditangkap karena ini murni tindak pidana,” tegasnya.

Baca Juga :  5 Fakta Penting Soal Matcha dan Perannya dalam Membakar Lemak Tubuh

Lebih lanjut, Kompol Birman menyatakan bahwa kasus KDRT ini telah diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor untuk penanganan lebih lanjut.

“Tentunya kita melakukan pendampingan dari BPA Polres, dan saat ini korban sedang menjalani visum di RSUD serta membuat laporan di Polres Bogor. Dari pihak Polsek, kita hanya mendampingi,” pungkasnya.***