Remaja di Cibungbulang Jadi Korban Teror Gengster Bersenjata Tajam, Begini Kata Kapolsek 

0
Gangster
Tangkapan layar dari Vidio yang beredar di perpesanan WhatsApp sejumlah diduga gengster bersajam di Cibungbulang. Foto (Ist)

NARASITODAY.COM, BOGOR– Aksi kekerasan jalanan kembali meresahkan warga Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Seorang remaja menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Raya Cibungbulang, Minggu (31/8/2025) dini hari.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Muhammad Herry, menjelaskan korban diserang saat berjalan pulang usai membeli makanan.

Para pelaku disebut mengendarai sepeda motor, mengenakan helm serta jaket, lalu tiba-tiba membacok korban.

Baca Juga :  Pesaing Baru di Pasar Headset MR, Vivo Vision Siap Diluncurkan 2025 Pesaing Baru di Pasar Headset MR, Vivo Vision Siap Diluncurkan 2025

“Anak-anak kecil dibacok baru pulang abis beli makanan. Dibacok sama orang gak dikenal, naik motor, pakai helm dan jaket,” ujar Kompol Herry saat dikonfirmasi, Minggu (31/8/2025).

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok serius di bagian punggung.

Korban sempat dibawa ke RS Leuwiliang sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga :  DPRD dan Pemkab Bogor Teken Kesepakatan KUA PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2024

“Korban sekarang dirujuk ke Rumah Sakit Ciawi karena lukanya cukup parah di bagian punggung,” jelas Kompol Herry.

Polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta memburu para pelaku.

Kompol Herry juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari.

Baca Juga :  Tekan angka Putus Sekolah, Sekolah Jauh SMPN 03 Dramaga Dibuka

Dia juga menegaskan akan meningkatkan patroli dan pengamanan untuk mencegah teror gengster kembali terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membiarkan anak-anak keluar rumah setelah pukul 21.00 WIB. Warga juga diminta aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan,” tegasnya.***

 

Editor : Andreas