Gempa Dahsyat Guncang Afghanistan Timur, Korban Tewas Capai Lebih dari 1.400 Jiwa

0
Gempa
Gempa bumi dahsyat mengguncang Provinsi Kunar, Afghanistan Timur, menewaskan sedikitnya 1.411 orang dan melukai lebih dari 3.000 lainnya.(Foto : kontan.co.id)

NARASITODAY.COM, AFGHANISTAN – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6 yang mengguncang wilayah timur Afghanistan telah menewaskan sedikitnya 1.411 orang dan melukai lebih dari 3.000 lainnya, menjadikannya salah satu bencana alam paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut.

Provinsi Kunar menjadi wilayah terdampak paling parah, dengan ribuan rumah hancur dan banyak warga dilaporkan masih terjebak di bawah reruntuhan.

“Jumlah korban ini masih bisa bertambah,” ujar juru bicara badan bencana nasional Afghanistan, Mohammad Hamad, kepada AFP. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Koordinator PBB di Afghanistan yang memperkirakan angka korban akan terus meningkat.

  • Medan Sulit dan Cuaca Buruk Hambat Penyelamatan
Baca Juga :  Sapi Kurban Kabur Saat Hendak Disembelih, Ditangani Tim Damkar Bogor

Upaya evakuasi dan penyelamatan terkendala oleh medan pegunungan yang sulit dijangkau serta cuaca buruk. Menurut laporan Reuters pada Selasa (2/9/2025), desa-desa terpencil di wilayah timur Afghanistan sulit diakses oleh tim penyelamat.

Kepala badan penanggulangan bencana provinsi, Ehsanullah Ehsan, menyebutkan bahwa operasi penyelamatan telah dilakukan di empat desa terdampak di Kunar sejak Senin (1/9/2025).

“Kami tidak dapat memprediksi secara akurat berapa banyak jenazah yang mungkin masih terjebak di bawah reruntuhan,” kata Ehsan.

Ia menambahkan, “Upaya kami adalah menyelesaikan operasi ini sesegera mungkin dan mulai mendistribusikan bantuan kepada keluarga-keluarga yang terdampak.”

  • Kerusakan Meluas, Ribuan Rumah Rata dengan Tanah
Baca Juga :  Menarik Alex Pastoor Berusaha Kenali Indonesia dengan Mempelajari Peta Jelang Latih Timnas

Lebih dari 8.000 rumah dilaporkan hancur akibat gempa. Masyarakat Bulan Sabit Merah Afghanistan menyatakan kekhawatiran bahwa masih banyak korban yang belum ditemukan. Gempa ini meratakan ratusan rumah yang sebagian besar dibangun dari lumpur dan bata, terutama di sepanjang perbatasan dengan Pakistan.

Ehsan menjelaskan bahwa akses kendaraan di jalan pegunungan yang sempit menjadi tantangan utama. Alat berat sedang didatangkan untuk membersihkan puing-puing dan membuka jalur bagi tim penyelamat.

  • Afghanistan di Zona Rawan Gempa
Baca Juga :  Masyarakat Bogor Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Bencana Alam Sulit Diprediksi

Afghanistan berada di kawasan rawan gempa, khususnya di pegunungan Hindu Kush yang merupakan titik pertemuan lempeng tektonik India dan Eurasia.

Episentrum gempa kali ini tercatat berada di kedalaman hanya 8 kilometer dari permukaan tanah, menjadikannya gempa dangkal yang berpotensi menimbulkan kerusakan lebih besar.

Juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, mengonfirmasi bahwa Provinsi Kunar mencatat 1.411 korban jiwa dan 3.124 orang luka-luka. Pemerintah dan lembaga internasional kini tengah berupaya mempercepat bantuan dan penanganan darurat bagi para korban.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com