RSUD Bakti Pajajaran Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Demi Raih Kepercayaan Masyarakat

0
Kualitas Pelayanan
Sekda Ajat Rochmat Jatnika tegaskan, fokus utama bukan hanya meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi, tapi memastikan pelayanan terbaik benar-benar dirasakan masyarakat.(Foto : dok.Diskominfo Kabupaten Bogor)

NARASITODAY.COM, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan agar RSUD Bakti Pajajaran harus terus meningkatkan kualitas dan integritas pelayanan demi meraih kepercayaan masyarakat.

Hal itu disampaikannya pada pertemuan wawancara Kementerian PAN-RB dengan Direktur RSUD Bakti Pajajaran dan jajarannya, dalam rangka pembangunan Zona Integritas RSUD Cibinong menuju Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), di Ruang Rapat I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Selasa (2/9/2025). Sekda Ajat hadir didampingi Asisten Administrasi.

Baca Juga :  Kacau! Speaker GBK ‘Nge-prank’ Pengunjung dengan Suara Tak Pantas, Ini Penjelasannya

Menurut Sekda, visi RSUD Bakti Pajajaran salah satunya adalah menjadi rumah sakit yang dipercaya. Untuk itu, langkah-langkah peningkatan kualitas pelayanan harus tetap dilakukan, baik dinilai Kementerian PAN-RB maupun tidak.

“Yang paling penting bukan sekadar mengejar predikat, tetapi bagaimana kualitas pelayanan kita benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kalau kemudian mendapat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), itu menjadi bonus,” ujar kata Ajat.

Baca Juga :  Menjelang Penutupan Seleksi SNBT 2026, Calon Mahasiswa Diminta Persiapkan Dokumen Daftar Ulang

Ajat menilai, RSUD Bakti Pajajaran bersama RSUD lainnya dan Puskesmas di Kabupaten Bogor telah menunjukkan berbagai inovasi, meski menghadapi keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia dalam melayani hampir 6 juta jiwa penduduk.

“Inovasi hadir dari sisi perencanaan, penganggaran, hingga pengelolaan keuangan. Ini bukti nyata RSUD Bakti Pajajaran layak untuk diverifikasi oleh Kementerian PAN-RB,” terang Ajat.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Kembali Gelar Festival Domba Tahunan, Integrasikan Peternakan dengan Budaya dan Pariwisata

Ajat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas hospitalia RSUD Bakti Pajajaran yang nilainya sebagai wajah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Semangat seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Bakti Pajajaran harus terus terjaga, sehingga visi rumah sakit yang dipercaya masyarakat dapat terwujud.

“Kalau RSUD ini harum namanya, Insya Allah masyarakat akan semakin percaya. Dengan kepercayaan itu, kita lebih mudah membangun di berbagai sektor,” pungkasnya.***

Editor : Alysa

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor