Sorotan Keras Haru Suandharu Ke BPIP, Usai Beri Kebijakan Lepas Jilbab Bagi Putri Paskibraka 2024 di IKN

0

NARASITODAY.COM – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terus menjadi sorotan berbagai pihak terkait kegaduhan pelepasan jilbab bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2024, yang akan bertugas pada upacara kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) 17 Agustus mendatang.

Kali ini kritik itu disampaikan oleh Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu. Ia menyampaikan seharusnya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila memberikan kesempatan terbaik bagi putra-putri bangsanya.

Baca Juga :  Hendak Beli Kopi, Seorang Pria Terserempet KA Hingga Tewas

“Menurut saya seharusnya BPIP memberikan contoh bagaimana menjadi manusia pancasilais dengan cara memberikan kesempatan kepada pengibar bendera merah putih yang memang menggunakan jilbab agar tetap bisa menjadi pasukan pengibar bendera,” kata Haru Suandharu di Kota Bandung, Jumat (16/8/2024).

Baca Juga :  PANCASILA ITU DASAR NEGARA BUKAN 4 PILAR MPR

Calon Gubernur Jabar dari Partai Keadilan Sejahtera ini pun mengatakan, ideologi pancasila merupakan lambang toleransi bangsa Indonesia sehingga kebijakan yang dikeluarkan BPIP harus sepadan dengan ajaran agama para anggota Paskibraka.

“Jangan justru seolah-olah BPIP menghadapkan antara agama dengan Pancasila tentunya tidak Pancasilais menyadari kekurangan dari kebijakannya,”katanya.

Baca Juga :  Pecah Rekor, Friderica Widyasari Dewi Jadi Perempuan Pertama di Puncak Pimpinan OJK

Diketahui sebelumnya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila mengeluarkan kebijakan terhadap 18 orang Paskibraka Putri melepas jilbabnya jelang upacara kemerdekaan 17 Agustus 2024 di Ibukota Nusantara.

Hal itupun sontak saja mendapatkan berbagai penentangan dari masyarakat, meskipun pihak terkait telah melakukan klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka kepada publik.***