
NARASITODAY.COM, MANILA — Kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk Happy Land di Barangay 105, Tondo, Manila, sejak Sabtu malam (13/9/2025), menyebabkan lebih dari 1.000 warga atau sekitar 500 keluarga terpaksa mengungsi. Sedikitnya empat bangunan dilaporkan hangus dalam insiden tersebut.
Wali Kota Manila, Isko Moreno, menyampaikan bahwa pemerintah kota telah menyiapkan sejumlah titik evakuasi untuk menampung para korban, termasuk Lapangan Teduh Barangay 105, Sekolah Dasar Vicente Lim, Lapangan Teduh Barangay 101, dan Sekolah Dasar Antonio Villegas.
“Tim kesejahteraan sosial dan tanggap bencana kami telah dikerahkan untuk validasi dan penerbitan kartu bantuan. Kami akan segera menyalurkan bantuan keuangan kepada keluarga terdampak,” ujar Moreno melalui media sosial, sebagaimana dikutip oleh media lokal.
Menurut laporan awal dari Biro Perlindungan Kebakaran (BFP), api pertama kali muncul sekitar pukul 20.00 di lantai dua sebuah rumah dua lantai milik warga bernama Pandoy. Bangunan tersebut terbuat dari material ringan, dan api dengan cepat menyebar karena padatnya permukiman serta bahan bangunan yang mudah terbakar.
Alarm kebakaran pertama berbunyi pukul 20.30 waktu setempat, kemudian meningkat menjadi alarm keempat pada pukul 21.36. Status Satgas Bravo ditetapkan pada pukul 22.53. Api berhasil dikendalikan pada Minggu dini hari pukul 02.46 dan dinyatakan padam sepenuhnya pada Senin pagi pukul 06.02.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka. Mereka termasuk pria berusia 32 tahun dengan luka robek di lutut, pria 18 tahun dengan cedera di dekat mata, dan pria 28 tahun yang mengalami luka sayat di jari serta lengan.
BFP memperkirakan kerugian awal mencapai 6.000 peso atau sekitar Rp1,5 juta. Namun, angka tersebut masih dalam proses verifikasi, dan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran masih berlangsung.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com













