LSM PPUK Gandeng Pemdes Babakan Tenjo Kembangkan Desa Pertanian Unggulan

0
LSM PPUK
tim ahli pertanian tengah melihat langsung lahan yang akan dikembangkan desa unggulan di bidang pertanian. Foto (Ist).

NARASITODAY.COM, BOGOR- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pergerakan Perubahan Untuk Keadilan (PPUK) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, untuk mengembangkan desa unggulan di bidang pertanian.

Ketua LSM PPUK DPC Kabupaten Bogor, Ilyas, mengatakan penguatan sektor pertanian desa menjadi kunci ketahanan pangan sekaligus model percontohan bagi desa lain di Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Ayam Goreng Bumbu Petis: Cita Rasa Khas Nusantara yang Tak Pernah Gagal!

“Kami ingin Desa Babakan Tenjo memiliki sistem pertanian yang lebih modern, berkelanjutan, dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakatnya. Harapannya, desa ini bisa menjadi contoh nyata yang dapat ditiru oleh desa-desa lain,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, tim ahli pertanian memberikan masukan terkait pemanfaatan lahan, penggunaan bibit unggul, serta penerapan teknologi ramah lingkungan.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Blokir 394 Ribu Kendaraan untuk Antisipasi Penyelewengan BBM Subsidi

Meski demikian, di lapangan masih ditemukan kendala berupa minimnya pemahaman petani terhadap kondisi tanah dan terbatasnya ketersediaan air untuk penyiraman tanaman.

Pembina LSM PPUK DPC Kabupaten Bogor menambahkan, keberhasilan program tidak hanya menyangkut ketersediaan pangan, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Jadi kata dia, PPUK optimistis kolaborasi ini akan menjadikan Babakan Tenjo sebagai pionir desa pertanian unggulan sekaligus inspirasi bagi desa lain dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Sekda Bogor Pimpin Rapat Penguatan Data Pokja PPKP untuk Tata Kelola Perumahan

“Ketahanan pangan tidak hanya bicara soal cukup makan, tetapi juga bagaimana petani bisa sejahtera dan mandiri. Babakan Tenjo harus menjadi contoh bahwa desa bisa berdikari melalui penguatan pertanian,” tuntasnya.***

Wartawan : Andreas