Pasar Loak Jakarta Ramai Sepatu Impor, Harga Mulai Rp 100.000

0
sepatu impor
Pasar Jembatan Item dan Pasar Poncol jadi surga pencinta sepatu murah. Mulai dari sepatu bekas bermerek hingga tiruan baru. Foto : hops.id

NARASITODAY.COM – Penjualan sepatu impor, baik dalam kondisi baru maupun bekas, semakin marak di sejumlah titik di DKI Jakarta. Dua lokasi yang menjadi sorotan adalah Pasar Jembatan Item di Jatinegara, Jakarta Timur, dan Pasar Poncol di Senen, Jakarta Pusat.

Di kedua tempat tersebut, pedagang secara terbuka menjajakan sepatu impor, termasuk produk tiruan yang dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga resmi.

Di Pasar Jembatan Item, sepatu bekas dan tiruan dalam kondisi baru dijual berdampingan. Beberapa pedagang menawarkan merek-merek ternama seperti Skechers, Adidas, Nike, dan Puma dengan harga mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 600.000.

Baca Juga :  Ekonomi Inggris Menyusut di Tengah Ancaman Tarif dan Pasar Tenaga Kerja yang Melemah

Salah satu pedagang, Hamid, menjual sepatu Adidas seharga Rp 300.000 dan masih bisa ditawar. “Rp 300.000 saja Adidas ini, bisa ditawar jadi Rp 250.000,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (29/9/2025).

Sarah, pedagang lain di lokasi yang sama, menawarkan sepatu Skechers Go Run dengan harga Rp 550.000 per pasang. “Skechers Go Run kami jual Rp 550.000 per pasang,” katanya.

Sementara itu, Yono, yang fokus menjual sepatu bekas, menawarkan Skechers dengan harga hanya Rp 100.000. “Ini sepatu Skechers, cuma Rp 100.000 saja, kondisi masih cukup baik, minus sudah di sol dan agak kotor, tapi masih cukup bagus,” jelasnya.

Baca Juga :  Genangan Air di Jakarta Mulai Surut, Namun Waspada Banjir Masih Membayangi

Di Pasar Poncol, jumlah pedagang sepatu impor bahkan lebih banyak dibandingkan Jembatan Item. Surya, salah satu penjual, menawarkan sepatu tiruan merek New Balance seharga Rp 400.000. “Sepatu impor baru merek New Balance sekitar Rp 400.000 saja, bisa di nego sedikit, ada juga Adidas, Nike,” ujarnya.

Surya juga menjual sepatu bekas dengan harga mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 200.000. “Ini sepatu Sketcher bekas, masih mulus, cuma Rp 200.000 saja,” tambahnya.

Baca Juga :  Kementrans Dorong Pendekatan Baru Pembangunan Papua, Libatkan Kampus Ternama

Sementara itu, Ahmad, pedagang lainnya, menjual sepatu formal dan semi formal, baik tiruan maupun bekas, dengan harga antara Rp 200.000 hingga Rp 500.000. “Pantofel bekas kami kasih harga Rp 200.000. Yang masih baru Rp 500.000,” katanya.

Pasar Jembatan Item dikenal sebagai pusat barang bekas atau pasar loak, sedangkan Pasar Poncol Senen menjadi destinasi utama bagi pencari barang thrifting, termasuk sepatu impor dengan harga terjangkau.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com