Cerita Chiki Fawzi Minta Izin Ayah Ikang Fawzi untuk Ikut Misi Kemanusiaan ke Tunisia

0
Chiki Fawzi
Iksng Fawzi dan Chiki Fawzi. Foto : indopop.id

NARASITODAY.COM – Selebritas sekaligus ilustrator Chiki Fawzi menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam aksi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Meski telah tiba di Tunisia, Chiki tidak dapat melanjutkan perjalanan laut menuju Gaza karena berbagai kendala teknis di lapangan.

Dalam wawancaranya di program Rumpi: No Secret Trans TV, Jumat (3/10/2025), Chiki mengungkapkan bagaimana awalnya ia meminta izin kepada sang ayah, musisi Ikang Fawzi, untuk ikut serta dalam misi tersebut. “Ayah bilang aku gila sih,” ujar Chiki sambil tertawa.

Baca Juga :  Lily-Rose Depp Pimpin Daftar Nepo Baby Gen Z Berpenghasilan Tertinggi di Instagram

Chiki menjelaskan bahwa ia sempat memberi gambaran kepada ayahnya mengenai kegiatan flotilla sebelum berangkat. “Jadi pas aku habis daftar, aku kasih kisi-kisi dulu ke ayah. ‘Ayah jadi ada gini, gini, gini, aku daftar. Terus kata teman aku, aku kayaknya dipilih deh’,” tuturnya.

Namun, respons awal sang ayah cukup tegas. “‘Ade gila? Gak, Ayah belum bisa kasih izin’. Aku jadi diam. Aku kasih pemahaman ke ayah,” sambung Chiki, yang menyebut bahwa kepeduliannya terhadap isu Palestina sudah tumbuh sejak masa kuliah di Malaysia.

Baca Juga :  Leaders’ Retreat: Indonesia dan Singapura Perkuat Kerja Sama ASEAN untuk Stabilitas Kawasan

Ikang Fawzi kemudian mencari informasi lebih lanjut dengan menghubungi sejumlah tokoh agama, termasuk Ustaz Bachtiar Nasir dan Ustaz Husein Gaza. Ia bahkan hadir di lokasi pengumuman delegasi yang terpilih berangkat ke Tunisia. “Ayah kayak mau cari dulu. Tapi, ternyata pas itu aku udah dipanggil ke depan,” kenang Chiki.

“Aku kayak nangis gitu. Ya Allah, semoga Ayah rida ya. Aku harus pergi, aku butuh rida Ayah, dan Ayah paham,” lanjutnya.

Baca Juga :  Freya JKT48 Melawan Penyalahgunaan AI, Lapor Polres Jaksel untuk Usut Akun Nakal di Medsos

Ikang Fawzi akhirnya mengantar putrinya ke bandara. Selama di Tunisia, Chiki mengaku terus memikirkan ayahnya sambil menunggu kepastian bisa berlayar. Sayangnya, rencana tersebut batal karena sejumlah kapal mengalami kerusakan mendadak dan tidak mampu menampung seluruh aktivis dari berbagai negara.

Situasi tersebut diduga sebagai bentuk sabotase terhadap misi kemanusiaan. “Aku udah siap ya. Bukan siap untuk melawan ya,” tegas Chiki.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com