NARASITODAY.COM, BOGOR- Aset infrastruktur milik Pemerintah Kabupaten Bogor di ruas Jalan Ngasuh-Cileuksa, tepatnya di sekitar STA 1+800, Kecamatan Jasinga, mengalami kerusakan setelah saluran air U-ditch diurug secara sengaja oleh oknum tidak bertanggung jawab. Tindakan tersebut dilakukan untuk membuka akses menuju lokasi proyek.
Akibat pengurugan itu, fungsi saluran air tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya.
Di beberapa titik terlihat retakan dan tumpukan material tanah yang menutup aliran air.
Dari pantauan media ini, kondisi tersebut sudah berlangsung lebih dari satu bulan tanpa adanya tindakan tegas maupun teguran dari pihak terkait di wilayah Kecamatan Jasinga.
Padahal, pembangunan U-ditch tersebut merupakan bagian dari proyek Rekonstruksi Betonisasi Jalan Ngasuh-Cileuksa yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2022, menggunakan dana publik yang seharusnya dijaga dan dirawat.
Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah Jasinga, Firman Komara, menyayangkan adanya tindakan pengurugan tersebut.
“Seharusnya tidak begitu. Fungsi U-ditch jadi tidak berjalan dan bisa mampet,” ujarnya saat dikonfirmasi. Minggu (26/10/2025).
Namun, Firman mengaku memiliki keterbatasan wewenang untuk melakukan tindakan langsung di lapangan terhadap pihak-pihak yang merusak infrastruktur tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Jasinga, Sugianto, belum memberikan tanggapan terkait kondisi kerusakan aset daerah di wilayahnya.
Masyarakat sekitar Dery mendorong DPRD Kabupaten Bogor untuk segera memanggil dinas teknis terkait, termasuk DPUPR dan pihak Kecamatan Jasinga, guna meminta penjelasan atas kerusakan fasilitas publik tersebut.
Mereka menilai, tindakan pengurugan saluran air tidak hanya merusak fisik infrastruktur, tetapi juga mengancam efektivitas sistem drainase dan keselamatan pengguna jalan saat musim hujan.
“DPRD Kabupaten Bogor diharapkan tidak menutup mata terhadap kerusakan aset daerah yang bersumber dari APBD serta menindaklanjuti dugaan pembiaran terhadap infrastruktur yang seharusnya dijaga bersama,” tutupnya.***
Wartawan : Andreas













