NARASITODAY.COM, JAKARTA – Manchester United dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mendatangkan Elliot Anderson, gelandang muda milik Nottingham Forest, sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor tengah mereka. Meski demikian, harga yang dipatok untuk pemain asal Inggris itu terbilang fantastis, yakni berkisar antara £100 juta hingga £120 juta (sekitar Rp 2,1 triliun–Rp 2,6 triliun).
Menurut laporan dari Sky Germany, Anderson tidak memiliki klausul pelepasan dalam kontraknya, sehingga Nottingham Forest memiliki posisi tawar yang kuat dalam negosiasi. Jika kesepakatan tercapai, transfer ini berpotensi menjadi pembelian termahal dalam sejarah Manchester United maupun Newcastle United.
Sudah Lama Jadi Target United
Sejak bursa transfer musim panas lalu, Manchester United memang berusaha meningkatkan kualitas lini tengah mereka. Namun, keterbatasan anggaran membuat beberapa rencana perekrutan tertunda.
Salah satu nama yang sempat masuk radar adalah Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion, berkat performanya yang mengesankan di Premier League. Meski transfer itu gagal terwujud, kini United kembali mengincar opsi lain, termasuk Anderson.
Performa Gemilang Bersama Nottingham Forest
Anderson, 22 tahun, bergabung dengan Nottingham Forest dari Newcastle United dengan nilai transfer sekitar £35 juta sebagai bagian dari kebijakan keuangan klub (PSR). Sejak saat itu, ia menunjukkan perkembangan pesat dan menjadi pemain penting di City Ground.
Lulusan akademi Newcastle ini juga berkontribusi dalam keberhasilan timnas Inggris U-21 menjuarai Euro 2025, dan telah beberapa kali dipanggil ke skuad senior. Namanya bahkan diprediksi akan masuk dalam daftar pemain untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Masih Diminati Newcastle, Dipuji Tuchel
Kepergian Anderson disebut masih meninggalkan penyesalan bagi pelatih Newcastle, Eddie Howe, yang menyatakan kesiapannya menyambut kembali sang pemain. Sementara itu, pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, juga tak ragu memuji kualitas Anderson.
“Dia adalah pemain yang sangat, sangat bagus,” ujar Tuchel.
“Ia memiliki fisik kuat, mobilitas tinggi sebagai gelandang bertahan, dan sangat menikmati duel-duel fisik. Ia suka mengoper, memecah garis pertahanan, serta bergerak dinamis. Menyenangkan melihatnya bermain,” tambahnya.
Solusi Jangka Panjang untuk United
Anderson dinilai cocok dengan kebutuhan Manchester United saat ini. Pelatih Ruben Amorim masih mengandalkan Casemiro dan Bruno Fernandes sebagai duet utama di lini tengah.
Namun, banyak pengamat menilai keduanya memiliki keterbatasan: Fernandes sering bermain terlalu dalam sehingga efektivitasnya di area serangan berkurang, sementara Casemiro yang telah berusia 33 tahun mulai kehilangan stamina dan mobilitas.
Anderson dipandang sebagai solusi jangka panjang yang ideal, sekaligus memperkuat kuota pemain homegrown yang penting untuk kompetisi domestik dan Eropa. Jika mampu tampil gemilang di Piala Dunia 2026, nilai pasar Anderson diprediksi akan melonjak, menjadikannya salah satu gelandang muda paling bernilai di Eropa.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













