NARASITODAY.COM – Satu sisi wajah terasa kebas adalah keluhan yang harus diwaspadai karena bisa menjadi tanda gangguan saraf yang serius, termasuk stroke. Sensasi kebas bisa disertai dengan kesemutan, sensasi terbakar, atau bahkan kelumpuhan otot di wajah sebelah yang terkena. Berikut ini lima penyebab umum satu sisi wajah terasa kebas beserta langkah penanganannya:
-
Stroke
Stroke terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak. Kelumpuhan otot dan mati rasa pada satu sisi wajah merupakan gejala awal stroke. Selain itu, bisa terjadi kelemahan pada lengan atau kaki, kesulitan berbicara, koordinasi terganggu, dan pusing. Penanganan cepat sangat penting untuk mengurangi risiko kerusakan otak permanen. -
Bell’s Palsy
Bell’s palsy adalah kelumpuhan saraf wajah sebelah karena peradangan atau infeksi virus seperti herpes simplex. Gejalanya muncul tiba-tiba dan berupa wajah terkulai serta kebas di satu sisi. Pengobatan biasanya dengan kortikosteroid dan antivirus, serta terapi fisik untuk membantu pemulihan. -
Multiple Sclerosis
Penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat ini juga bisa menyebabkan kebas wajah sebelah. Gejala lain meliputi gangguan penglihatan, koordinasi, dan kelemahan anggota tubuh. Diagnosis butuh pemeriksaan neurologis dan MRI, serta penanganan jangka panjang. -
Herpes Zoster (Shingles)
Infeksi virus varicella zoster yang kambuh bisa menyebabkan sensasi nyeri, kebas, dan bintik-bintik ruam pada saraf wajah. Pengobatan antivirus dan penghilang nyeri bisa meredakan gejala dan mencegah komplikasi. -
Tumor atau Pertumbuhan Tidak Normal pada Saraf
Tumor di sekitar saraf wajah bisa menyebabkan tekanan yang memicu mati rasa, kesulitan menggerakkan wajah, dan gangguan fungsi lain. Penanganan tergantung hasil pemeriksaan lanjutan seperti CT scan atau MRI, dan bisa berupa operasi atau radioterapi.
Langkah Penanganan Penting
Segera konsultasikan ke dokter jika mengalami kebas wajah sebelah disertai gejala berat seperti kelemahan, kesulitan bicara, atau penglihatan ganda. Diagnosa dini dapat menyelamatkan fungsi saraf dan nyawa. Pengobatan bisa meliputi terapi medis, obat-obatan, fisioterapi, dan perubahan gaya hidup.
Menjaga kesehatan vaskular dengan pola makan sehat, olahraga, dan menghindari stres juga sangat membantu mencegah penyakit saraf serius yang menyebabkan kebas wajah. Kenali gejala dan jangan tunda untuk mencari pertolongan medis.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














