FIFA Tolak Banding FAM atas Skandal Naturalisasi Pemain, Denda Rp7,3 Miliar Tetap Berlaku

0
FIFA
Ilustrasi FIFA. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) mengalami pukulan telak setelah banding mereka terkait skandal naturalisasi pemain ditolak oleh FIFA. Kini, FAM berencana membawa kasus tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sebagai upaya hukum terakhir.

Sanksi dijatuhkan oleh FIFA karena FAM dinilai telah memanipulasi dokumen tujuh pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Malaysia. Ketujuh nama yang terlibat adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

Baca Juga :  Jonatan Christie Kalah dari Shi Yu Qi di BWF World Tour Finals 2024: Apa Kata Sang Juara?

Sebagai konsekuensi, FIFA menjatuhkan denda sebesar 350 ribu Swiss Franc atau sekitar Rp 7,3 miliar kepada FAM.

Banding Ditolak, FAM Ajukan Langkah Lanjutan

FAM menyatakan keberatan atas sanksi tersebut dan telah mengajukan banding. Namun, permohonan itu ditolak oleh FIFA pada Senin (3/11/2025) malam WIB. “Komite banding FIFA telah memberikan keputusannya setelah menganalisis semua pengajuan dan melakukan sidang, komite memutuskan untuk menolak banding dan mengukuhkan sanksi secara penuh,” demikian bunyi pernyataan resmi FIFA.

Baca Juga :  NTB Guncang Indonesia Timur dengan FORNAS VIII, Ajang Olahraga dan Kebudayaan Terpadu

Keputusan tersebut telah disampaikan kepada FAM dan para pemain yang terlibat. Malaysia kini memiliki waktu 21 hari untuk mengajukan banding ke CAS sebagai langkah hukum terakhir dalam menyelesaikan perkara ini.

FAM Akan Minta Penjelasan FIFA

Baca Juga :  Ismail Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PBI Kabupaten Bogor 2025-2030, Targetkan 5 Emas di Porda 2026

FAM mengaku terkejut atas penolakan tersebut dan menyatakan akan meminta penjelasan lebih lanjut dari FIFA. “FAM telah menerima keputusan banding dari FIFA, yang mana banding kami telah ditolak. FAM akan menulis surat kepada FIFA untuk mendapatkan rincian lengkap dan alasan tertulis atas keputusan tersebut, sebelum mengambil langkah selanjutnya, yaitu mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS),” tulis FAM dalam pernyataan resminya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com