NARASITODAY.COM – Penyanyi Once Mekel mengenang mendiang ayah mertuanya, musisi Totok Sardjan, sebagai sosok kepala keluarga yang luar biasa, baik hati, dan lembut. Totok Sardjan, suami dari penyanyi senior Henny Purwonegoro, meninggal dunia pada usia 78 tahun.
Once menggambarkan Totok Sardjan sebagai panutan yang memberikan contoh nyata dalam hidupnya.
“Almarhum sosok mertua yang sangat-sangat baik. Orangnya lembut, jarang bicara, tapi memberikan contoh melalui perbuatan yang nyata,” ujar Once Mekel usai pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Rabu (5/11/2025).
Menurut Once, Totok Sardjan menunjukkan bukti cinta sejati dengan kesetiaan yang luar biasa kepada istrinya, Henny Purwonegoro, selama enam dekade.
“Sangat mencintai istri yang sudah bersama dia 60 tahun. Sejak mereka berumur 18 tahun selalu bersama. Beliau mengajarkan bagaimana mencintai keluarga, orang lain, dan memiliki empati,” beber Once.
Selain itu, Totok Sardjan dikenal memiliki fisik yang kuat berkat gaya hidup sehat, aktif bermain sepeda, motor, dan bahkan tenis. Once mengaku kalah kuat dari sang mertua.
“Kadang-kadang saya kalau main tenis sama dia, kayaknya kuatan dia. Aktif juga main sepeda, dan motor,” kenangnya sambil tersenyum tipis.
Once juga mengenang Totok sebagai musisi hebat yang menjadi inspirasi. Semasa hidupnya, Totok Sardjan dikenal sebagai drummer kawakan yang pernah menjadi bagian dari grup legendaris seperti Dian Nada, Quarta Nada, dan The STEPS.
“Mertua saya adalah seorang pemain musik yang sangat hebat, paling tidak di zamannya. Beliau sangat bagus sekali permainan musiknya, khususnya main drum,” puji Once.
Once mengungkapkan ikatan musik di keluarganya sangat kuat. Ia bahkan sering jamming lagu-lagu The Beatles bersama almarhum, istrinya, dan anaknya.
“Pernah juga almarhum itu satu band dengan Mas Iyek, Ahmad Albar, sebelum Ahmad Albar itu ke Belanda, kemudian pulang dari Belanda membentuk God Bless. Jadi di masa yang sangat muda mereka membuat band bersama. Dan mertua saya sangat bagus sekali permainan musiknya, khususnya main drum,” bebernya.
“Kami sering jamming bareng di studio. Main lagu-lagu The Beatles. Itu jadi momen quality time kami,” ungkapnya lagi.
Di balik kenangan manis tersebut, Once menyampaikan penyesalan karena belum sempat merampungkan rencana kolaborasi rekaman bersama sang mertua.
“Sayang sekali, padahal kami merencanakan untuk bikin lagu bareng. Rekaman juga belum sempat selesai, Ada juga beberapa draf lah, draf lagu ya di studio bersama cucu saya, eh apa, anak saya. Cuman ya hanya draft biasa. Mesti digali-gali lagi idenya,” sesalnya.
Once menutup kenangannya dengan memuji keahlian drum Totok Sardjan:
“Kalau drummer jago itu, dikasih drum jelek pun bunyinya tetap bagus dan beliau seperti itu,” pungkasnya.
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














