Ibu-Ibu Dibekali Informasi Kelainan Bayi Penghambat ASI oleh RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang

0
ibu-ibu
RSUD Leuwiliang ajak para ibu memahami kelainan pada bayi yang bisa menghambat proses menyusui agar pemberian ASI tetap optimal dengan pendampingan tenaga medis.Foto : dok.RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang.

NARASITODAY.COM, BOGOR – RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang menggelar edukasi kesehatan bagi ibu-ibu yang memiliki bayi dan anak dalam masa pertumbuhan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai berbagai kelainan pada bayi yang dapat menghambat proses menyusui.

Bidan RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang menjelaskan, beberapa kelainan bawaan dapat memengaruhi kemampuan bayi dalam menyusu. Kelainan tersebut antara lain tongue-tie atau lidah pendek, bibir atau langit-langit sumbing (cleft lip/palate), gangguan pernapasan bawaan, serta gangguan saraf atau otot.

Baca Juga :  Demo Pelajar di Pejompongan Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

“Kelainan-kelainan ini dapat membuat bayi sulit mengisap atau menelan ASI dengan baik,” ujar bidan dalam edukasi yang digelar Jumat (24/10/2025).

Ia menegaskan, meski ada kelainan pada bayi, pemberian ASI tetap dapat dioptimalkan melalui deteksi dini dan pendampingan tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Lindungi Diri dan Bayi dengan 5 Tips Menjaga Sistem Imun Ibu Menyusui

Selain kelainan bawaan, sejumlah kondisi kesehatan lain juga dapat mengganggu proses menyusui. Hidung tersumbat, misalnya, membuat bayi tidak dapat bernapas dengan lancar sehingga sering menolak menyusu.

Infeksi seperti infeksi telinga dapat menimbulkan rasa sakit atau tekanan saat menyusu yang membuat bayi menjadi rewel. Adapun proses tumbuh gigi dapat menyebabkan nyeri pada mulut dan gusi sehingga bayi enggan menyusu.***

Baca Juga :  Marselino Ferdinan Cemerlang, Timnas Indonesia Gebuk Arab Saudi 2-0 di Kualifikasi Piala Dunia!

Editor : Alysa