
NARASITODAY.COM, BEKASI – Presiden Prabowo Subianto pada Senin (17/11/2025) tiba di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk meluncurkan sekaligus memantau langsung penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) atau smartboard dalam proses belajar mengajar. Program ini merupakan bagian dari upaya masif pemerintah untuk mendigitalisasi sektor pendidikan.
Prabowo tiba sekitar pukul 10.51 WIB dan disambut meriah oleh antusiasme para siswa di halaman sekolah yang menampilkan pertunjukan marching band. Presiden kemudian langsung masuk ke ruang kelas, di mana ia duduk di kursi siswa dan mengikuti sesi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi smartboard.
Program Digitalisasi Pendidikan Tahun 2025
Dalam kunjungannya, Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri, termasuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa program digitalisasi pendidikan tahun 2025 telah disiapkan untuk 288.865 satuan pendidikan. Ia mencatat bahwa lebih dari 145.000 perangkat papan interaktif digital sudah tiba di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan perangkat keras, tetapi juga mencakup elemen-elemen penting lain untuk memastikan adopsi teknologi yang efektif.
“Program tersebut mencakup penyediaan perangkat, pengadaan laptop, pelatihan guru, serta bahan ajar,” ujar Mu’ti.
Peluncuran smartboard ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat modernisasi metode pengajaran, mengubah ruang kelas tradisional menjadi lingkungan belajar yang interaktif dan responsif terhadap perkembangan digital.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com












