
NARASITODAY.COM, JAKARTA- Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menghadiri sekaligus memberikan motivasi kepada peserta BCA Young Community (BYC) Fest 2025 dalam sesi talkshow bertajuk “Building Purpose Driven Creative Enterprises” di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (18/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Wamen Ekraf menekankan pentingnya fondasi tujuan (purpose) yang jelas dalam membangun usaha kreatif berkelanjutan.
Menurutnya, keberlanjutan tidak hanya diukur dari capaian komersial, tetapi juga nilai, manfaat, dan dampak positif bagi komunitas.
“Brand yang kuat lahir dari niat yang jelas. Produk yang membawa nilai budaya, kualitas, dan dampak positif akan selalu memiliki ruang, bahkan di tengah perubahan teknologi,” ujarnya.
BYC Fest 2025 menghadirkan 28 booth karya kreatif, ratusan pelaku usaha muda, serta berbagai ruang jejaring dan kolaborasi untuk mendorong generasi muda membangun usaha kreatif yang berorientasi tujuan.
BYC sendiri telah berdiri sejak 2014 sebagai wadah jejaring bagi nasabah muda BCA Solitaire Prioritas usia 18–35 tahun, dan kini memiliki lebih dari 11.000 anggota.
Dengan mengusung tema “Bold Moves, Unleash the Next”, BYC Fest 2025 menyediakan sesi panggung interaktif, lokakarya, hingga berbagai kegiatan kolaborasi yang mendukung pengembangan kapasitas dan pengetahuan bisnis.
Dalam sesi dialog interaktif, peserta membahas sejumlah tantangan seperti pemasaran digital, logistik, hingga perlindungan kekayaan intelektual. Wamen Ekraf menyoroti pentingnya profesionalisasi usaha, pemanfaatan peluang ekspor, dan kompetisi sebagai pendorong kualitas produk.
“Jika produk lokal kuat di pasar domestik, peluang menembus pasar global akan semakin besar,” katanya.
Direktur BCA, Haryanto Tiara Budiman, mengatakan acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas generasi muda dan membuka peluang kolaborasi lintas industri.
“BYC Fest 2025 menghadirkan platform bagi anggota untuk belajar, berinovasi, dan mempersiapkan usaha kreatif agar tidak hanya profit oriented, tetapi juga menciptakan manfaat nyata,” ujarnya.
Kementerian Ekraf juga menyatakan dukungan terhadap pertumbuhan industri kreatif melalui program Asta Ekraf yang mencakup perluasan akses pasar internasional, penguatan SDM, hingga perlindungan kekayaan intelektual.
Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi usaha kreatif lokal agar tumbuh berkelanjutan dan siap bersaing di tingkat global.***
Wartawan : Andreas













