BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca, Waspadai Hujan Ekstrem Dipicu Bibit Siklon dan IOD Negatif

0
BMKG
Ilustrasi hujan deras. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi cuaca sepekan ke depan di Indonesia, mengeluarkan peringatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang menyasar sebagian besar wilayah, terutama Sumatera bagian barat dan Kalimantan. Peningkatan intensitas curah hujan ini dipengaruhi oleh aktivitas dua bibit siklon tropis dan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) negatif.

BMKG mencatat dua sistem tekanan rendah yang aktif: bibit siklon tropis 95B di Selat Malaka dan bibit siklon tropis 92W di Laut Filipina. Bibit siklon ini secara langsung memengaruhi peningkatan intensitas hujan di perairan Sulawesi Utara, Maluku, dan sekitarnya. Sementara itu, IOD negatif memberikan dampak signifikan dengan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

Baca Juga :  BPBD Bogor Gerak Cepat Tangani Banjir di Kampung Panjang, Warga Diminta Tetap Waspada

Prospek Cuaca Pekan Ini: Siaga Hujan Lebat

Menurut unggahan Instagram resmi @infobmkg pada Selasa (25/11/2025), prospek cuaca Indonesia terbagi menjadi dua periode utama dengan potensi bencana hidrometeorologi:

A. Periode 25 – 27 November 2025

Peringatan Wilayah Terdampak
Siaga (Hujan Lebat-Sangat Lebat) Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara.
Waspada (Hujan Sedang) Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan hampir seluruh wilayah Sulawesi dan Papua.
Angin Kencang Aceh, Sumatera Utara.
Baca Juga :  Jenazah Pendaki Asal Tangsel Dievakuasi dari Gunung Munara ke Puskesmas Rumpin

B. Periode 28 November – 1 Desember 2025

Peringatan Wilayah Terdampak
Siaga (Hujan Lebat-Sangat Lebat) Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat.
Waspada (Hujan Sedang) Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan hampir seluruh wilayah Sulawesi dan Papua.
Angin Kencang Aceh, Sumatera Utara.
Baca Juga :  DPR RI Buat Delegasi Israel Walk Out dari Sidang IPU 150 Usai Bahas Palestina

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang mengiringi cuaca ekstrem. Bencana tersebut meliputi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

BMKG secara khusus memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat:

“Waspada terhadap potensi bencana hidrometerologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG,” tulis BMKG.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menjauhi wilayah terbuka, pohon, dan bangunan/infrastuktur yang sudah rapuh, serta menjaga kesehatan dengan memenuhi asupan cairan tubuh dan menggunakan tabir surya untuk menghindari dehidrasi atau kelelahan.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com