NARASITODAY.COM, JAKARTA – Setiap tanggal 4 Desember, dunia memperingati Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia atau World Wildlife Conservation Day. Momen ini menjadi pengingat penting tentang meningkatnya ancaman kepunahan satwa liar akibat perburuan ilegal, perdagangan gelap, hingga kerusakan habitat.
Peringatan ini pertama kali dideklarasikan pada tahun 2012 oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat saat itu, Hillary Clinton. Dorongan utamanya adalah tingginya permintaan produk satwa liar di pasar gelap internasional yang menyebabkan pembantaian besar-besaran pada berbagai spesies.
Latar Belakang dan Tujuan Peringatan
Mengutip Days of The Year, Hari Konservasi Satwa Liar dibuat untuk:
- meningkatkan kesadaran global tentang ancaman yang dihadapi satwa liar,
- mengajak masyarakat lebih peduli dan terlibat dalam upaya konservasi,
- mendorong pemerintah serta organisasi dunia untuk menindak perdagangan ilegal hewan.
Pada acara “Perdagangan Satwa Liar dan Konservasi: Seruan Aksi” di Departemen Luar Negeri AS, 8 November 2012, Hillary Clinton menyampaikan strategi komprehensif dalam memberantas jaringan perdagangan satwa liar yang merugikan dunia hingga USD 7–10 miliar per tahun.
Ia menegaskan bahwa hilangnya satwa liar merupakan kerugian besar bagi generasi mendatang.
“Satwa liar tidak dapat diproduksi. Sekali hilang, tidak dapat diganti… Mereka yang meraup keuntungan ilegal juga mencuri masa depan generasi selanjutnya.”
Cara Merayakan Hari Konservasi Satwa Liar
Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk ikut memperingati hari ini antara lain:
- Membagikan informasi edukatif tentang satwa liar di media sosial
- Mendukung organisasi konservasi atau kegiatan donasi
- Tidak membeli produk yang berasal dari satwa liar dilindungi
- Berpartisipasi dalam acara kampanye lingkungan
- Mengikuti seminar atau diskusi tentang konservasi
Peringatan ini bukan hanya simbolik, tetapi pengingat bahwa upaya menjaga keberlangsungan satwa liar adalah bagian dari menjaga keseimbangan ekosistem bumi. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : detik.com













