Wanita China Alami Infeksi Paru Langka Setelah Konsumsi Katak Mentah

0
foto : freepik

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Seorang wanita berusia 31 tahun di Shanghai, China, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami infeksi paru yang tergolong langka. Kondisi itu muncul setelah ia diketahui rutin mengonsumsi katak mentah, kebiasaan yang kemudian memicu komplikasi serius pada pernapasannya.

Pasien awalnya datang dengan keluhan batuk yang tak kunjung sembuh, disertai dahak berdarah dan muncul 2–3 kali sehari. Ia mengaku gejala tersebut sudah berlangsung selama empat bulan. Sebelum batuk muncul, ia juga sempat mengalami demam tinggi hingga 38,3 derajat Celsius selama beberapa minggu.

Baca Juga :  Alasan Mengapa Daun Pegagan Menjadi Pilihan Utama dalam Pengobatan Tradisional

Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, dokter mendiagnosisnya dengan pneumonia eosinofilik, sebuah kondisi langka ketika sel darah putih menumpuk di paru-paru dan memicu peradangan. Meski telah diberikan steroid, batuknya tak kunjung membaik.

Hasil CT scan menunjukkan adanya lesi berulang di paru-paru, membuat dokter merujuknya ke rumah sakit lain. Dari pemeriksaan lanjutan, terungkap fakta mengejutkan: pasien memiliki kebiasaan makan katak mentah.

Baca Juga :  Jarang Ganti Bantal? Ini 5 Risiko Kesehatan yang Mengintai

Tes darah menunjukkan adanya antibodi terhadap larva Spirometra mansoni, parasit yang dapat menyebabkan sparganosis. Infeksi ini biasanya terjadi akibat mengonsumsi katak atau ular mentah yang terkontaminasi larva cacing pita tersebut.

Parasit dapat bermigrasi ke berbagai bagian tubuh, namun kasus di mana larva menumpuk di paru-paru seperti ini sangat jarang terjadi.

Untuk mengatasi infeksi, dokter meresepkan praziquantel, obat antiparasit yang bekerja efektif melawan cacing pita. Lima hari setelah mengonsumsi obat tersebut, gejala batuk pasien mulai membaik. CT scan yang dilakukan 20 hari kemudian menunjukkan infeksi pada paru-parunya mulai menghilang, dan sebulan setelahnya, batuknya dinyatakan sembuh total.

Baca Juga :  5 Manfaat Kuaci yang Membuatnya Menjadi Camilan Sehat Pilihan

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa mengonsumsi makanan mentah—terutama hewan liar seperti katak atau ular—dapat memicu risiko kesehatan yang serius dan tak terduga. (MG3)

Editor : Mutiara

Sumber : detikHealth