Gempar! Puluhan Pemain Sepak Bola Turki Ditangkap Gara-gara Skandal Taruhan

0
sepak bola Turki
Ilustrasi Sepak Bola Turki. Foto : Istock

NARASITODAY.COM,ISTANBUL – Penelusuran besar-besaran terhadap praktik taruhan ilegal kembali mengguncang sepak bola Turki, menghadirkan tekanan baru bagi para pemain, wasit, hingga petinggi klub.

Kejaksaan Istanbul pada Jumat (5/12/2025) mengumumkan perintah penangkapan terhadap 46 orang, termasuk 29 pemain yang diduga terlibat dalam perjudian pertandingan domestik sebuah kasus yang disebut pihak berwenang sebagai salah satu yang terbesar dalam satu dekade terakhir.

Dalam pernyataannya yang dikutip AFP, kejaksaan menegaskan bahwa 27 dari 29 pemain tersebut dicurigai memasang taruhan pada pertandingan yang melibatkan tim mereka sendiri, sebuah pelanggaran berat yang kembali menyoroti kerentanan kompetisi domestik terhadap manipulasi hasil.

Di antara nama yang disorot publik adalah Metehan Baltaci, pemain Galatasaray, yang sebelumnya telah dijatuhi skors sembilan bulan pada awal Desember karena keterlibatannya dalam skandal yang sama. Kasus ini telah mengemuka dalam beberapa pekan terakhir, menggerus kepercayaan pendukung dan memperluas lingkup penyidikan hingga ke level otoritas pertandingan.

Baca Juga :  Ratusan Masyarakat Desa Curug Sambut Gembira Kehadiran Bansos 10 Kg Beras

Tidak hanya pemain, sejumlah wasit pun turut terseret. Awal bulan ini, enam wasit ditempatkan dalam tahanan prapersidangan, bersama presiden klub Eyupspor yang berlaga di Super Lig. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa praktik perjudian tidak lagi dipandang sebagai kasus individu, melainkan dugaan jaringan yang merambah berbagai lapisan organisasi.

Kejaksaan belum membeberkan identitas 26 pemain lain yang diduga bertaruh pada laga tim mereka sendiri. Namun satu nama tambahan disebut ke publik: Mert Hakan Yandas, gelandang Fenerbahce, yang diduga memasang taruhan menggunakan akun milik orang lain. Tuduhan itu membuat tekanan terhadap klub raksasa tersebut semakin besar menjelang paruh kedua musim.

Baca Juga :  Tragedi Penembakan di Sekolah Turki, Siswa Usia 14 Tahun Jadi Pelaku

Dalam perkembangan terbaru, polisi Turki menahan 35 dari 46 orang yang masuk dalam daftar perintah penangkapan. Penahanan itu mempertegas bahwa pengusutan memasuki fase yang lebih intensif.

Penyelidikan juga menyasar dua presiden klub. Menurut pernyataan jaksa, keduanya diduga terlibat dalam upaya “memengaruhi hasil pertandingan” antara dua tim divisi tiga yang mereka pimpin pada musim 2023–2024. Dugaan tersebut menambah dimensi baru skandal yang kini tidak hanya menyentuh pemain dan perangkat pertandingan, tetapi juga struktur kepemilikan klub.

Besarnya kasus ini tercermin dari tindakan administratif Federasi Sepak Bola Turki (TFF). Hingga saat ini, TFF telah menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 1.000 pemain dan hampir 150 wasit. Dari jumlah itu, 25 pemain berasal dari Super Lig, dengan masa skorsing bervariasi antara 45 hari hingga 12 bulan.

Baca Juga :  Hujan Lebat dan Kali Meluap, Desa Cikahuripan Bogor Siaga Banjir

Satu-satunya pemain asing yang terkena hukuman adalah Alassane Ndao, winger Senegal yang bermain untuk Konyaspor. Ia dijatuhi skors 12 bulan, memperlihatkan bahwa skandal ini tidak mengenal batas kewarganegaraan maupun status pemain.

Dengan penyelidikan yang terus meluas, publik sepak bola Turki kini menunggu perkembangan berikutnya, sementara tekanan terhadap klub dan federasi kian meningkat untuk membersihkan kompetisi dari praktik ilegal yang merusak integritas olahraga.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com