Penertiban Lapak Pedagang di Dramaga, Alat Berat Mulai Diturunkan

0
Penertiban
Satu alat berat dengan puluhan Polpp mulai bergerak di simpang Babakan, Dramaga, Kabupaten Bogor. Foto (Ist).

NARASITODAY.COM, BOGOR- Penertiban lapak pedagang di Simpang Babakan Raya, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mulai dilakukan pada Senin (08/12/2025).

Satu unit excavator bersama puluhan personel Satpol PP tampak diturunkan untuk membongkar sejumlah lapak yang berdiri di area Babakan Dramaga itu.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan langkah mendadak.

Penataan kawasan sudah direncanakan jauh hari oleh Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menciptakan lingkungan Dramaga yang lebih nyaman dan tertib.

“Ini sudah direncanakan. Pemerintah Kabupaten Bogor sedang menata wilayah Dramaga agar lebih nyaman dan lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo dan Panglima TNI Hadiri Akad Massal 26.000 KPR FLPP di Bogor

Ia menyebutkan, pembongkaran dilakukan seiring program perluasan dan pengerasan jalan yang dikerjakan Dinas PUPR menggunakan anggaran APBD.

Penataan fokus di area perempatan terlebih dahulu, sementara bagian dalam akan menyusul setelah proses sosialisasi bersama camat, kepala desa, hingga pihak IPB.

Cecep menegaskan pemerintah tidak berniat menggusur para pedagang. Pemkab Bogor tengah menyiapkan relokasi yang dianggap lebih layak.

“Kami akan data dan tempatkan. Prinsipnya bukan menggusur, tapi menggeser. Lokasi relokasi sudah ditinjau oleh pimpinan,” katanya.

Selain penataan pedagang, Satpol PP juga menyoroti keberadaan angkot ngetem dan potensi pedagang kembali berjualan di titik yang ditertibkan. Patroli gabungan akan digencarkan agar kawasan tetap tertib.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Tingkat Sekolah Dasar di Leuwiliang Meriahkan Kegiatan Merdeka Berprestasi Talenta Seni dan Olahraga 

Penertiban ini, lanjutnya, dilakukan bertahap seiring kesiapan anggaran dari APBD maupun dukungan CSR.

Pemkab Bogor juga menggandeng IPB serta dunia usaha, termasuk Bank BRI, untuk menata kawasan sekitar kampus agar lebih representatif.

Di sisi lain, penertiban reklame juga berjalan. Dari total 133 reklame yang dilimpahkan ke Satpol PP, sekitar 96 titik akan dibersihkan. Hingga hari ini, sudah 12 reklame diturunkan hingga sepanjang jalur Cisarua-Tamansafari.

“Kami minta dukungan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bogor sedang bekerja agar lebih nyaman, tertib, dan enak dilihat,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringatan HPS ke-45, Bogor Tingkatkan Kesadaran Konsumsi Pangan Bergizi dan Berkelanjutan

Camat Dramaga, Atep S. Sumarno, menyampaikan bahwa program ini merupakan kolaborasi IPB dan Pemkab Bogor untuk mengurai kemacetan yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Selama ini orang mengenal Dramaga hanya dua. IPB dan macet. Mudah-mudahan nanti yang satunya hilang,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi penertiban melibatkan Forkopimcam, Polsek, Koramil, Dishub, hingga Satpol PP Kabupaten Bogor.

Soal penolakan dari pedagang, Atep menegaskan bahwa keputusan ada pada pemilik lahan, yakni IPB.

“Kalau masalah penolakan dari pedagang yaitu nanti kita serahkan kepada pemilik lahan, yaitu IPB,” tutupnya.***

Wartawan : Andreas