Erika Carlina Buka Perjuangan Melawan Gangguan Kecemasan Akut: “Datang Tanpa Pemicu”

0
Erika Carlina. (Foto: Nurul/detikHealth)

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Di balik citranya yang ceria dan penuh energi, aktris dan model Erika Carlina menyimpan perjuangan panjang menghadapi kondisi kesehatan mental yang tidak banyak diketahui publik. Erika mengungkap bahwa beberapa gejala fisik yang awalnya ia anggap sepele, ternyata menjadi titik awal perjalanan mengenali gangguan kecemasan yang cukup serius.

Cerita itu bermula ketika Erika mengalami breakout parah yang tidak kunjung membaik. Ia sempat mengira hal tersebut muncul akibat pola hidup dan tekanan pekerjaan yang padat.

Baca Juga :  Musim Hujan Datang, Inilah 5 Cara Efektif untuk Menjaga Kesehatan Mental Anda

“Aku pernah ada di fase punya kulit yang sangat breakout dan susah banget disembuhkan. Sempat berpikir apakah karena stres ataupun kerjaan,” ujar Erika saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).

Namun, tanda paling mengagetkan justru datang dari kerontokan rambut ekstrem. Erika menuturkan bahwa rambutnya rontok hingga membentuk empat titik botak besar di kepala. Kondisi tersebut akhirnya membuatnya memutuskan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Ayah Juga Bisa Stres! Kenali 5 Gejala Baby Blues pada Pria

Diagnosis GAD yang Mengubah Cara Pandangnya

Setelah melalui sejumlah konsultasi dan pemeriksaan, dokter menyimpulkan bahwa Erika mengalami General Anxiety Disorder (GAD)—gangguan kecemasan menyeluruh yang memicu kekhawatiran berlebihan dan gejala fisik tanpa pemicu jelas.

“Kalau General Anxiety Disorder, aku lagi ngobrol kayak gini, dulu aku bisa sesak napas, bisa ketakutan. Itu tanpa sebab,” jelasnya.

Menurut Mayo Clinic, GAD ditandai dengan kecemasan kronis yang berlangsung minimal enam bulan dan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Gejalanya tak hanya mental, tetapi juga fisik seperti tegang otot, sulit tidur, sakit kepala, hingga keluhan perut.

Baca Juga :  Terungkap! 5 Penyebab Telapak Tangan Sakit, Waspadai Artritis dan CTS

Bagi Erika, memahami diagnosis itu menjadi langkah penting untuk lebih memahami tubuh dan emosinya. Ia berharap kisahnya dapat membantu orang lain lebih peka terhadap tanda-tanda kesehatan mental yang sering kali tidak terlihat. (MG3) 

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikHealth