NARASITODAY.COM, JAKARTA – Petai kerap mendapat cap negatif karena aromanya yang kuat dan anggapan bahwa konsumsi petai bisa merusak ginjal. Isu ini pun cukup sering membuat sebagian orang ragu menikmati salah satu makanan favorit khas Nusantara tersebut.
Menanggapi anggapan tersebut, seorang dokter herbal menjelaskan bahwa petai sebenarnya tidak berbahaya bagi ginjal jika dikonsumsi dalam batas wajar. Petai justru mengandung berbagai zat yang bermanfaat bagi tubuh, seperti antioksidan dan senyawa alami yang dapat membantu proses detoksifikasi.
Namun, konsumsi petai secara berlebihan tetap tidak dianjurkan, terutama bagi orang yang memiliki riwayat gangguan ginjal. Kandungan tertentu dalam petai bisa menjadi beban tambahan bagi ginjal jika dikonsumsi terlalu sering dan dalam jumlah besar.
Dokter herbal tersebut juga mengingatkan bahwa kunci utama dalam mengonsumsi makanan apa pun adalah keseimbangan. Pola makan sehat, asupan cairan yang cukup, serta gaya hidup yang baik akan jauh lebih berpengaruh terhadap kesehatan ginjal dibandingkan menghindari satu jenis makanan tertentu.
Dengan memahami fakta ini, masyarakat diharapkan tidak lagi langsung mengaitkan petai dengan risiko kerusakan ginjal, selama dikonsumsi secara bijak dan tidak berlebihan. (MG3)Â
Editor : Mutiara
Sumber : detikHealth













