Hangzhou Jadi Saksi Perjuangan Putri Kusuma Wardani, Meski Gagal ke Semifinal Tetap Bangga

0
Putri Kusuma Wardani
Putri Kusuma Wardani menutup kiprahnya di BWF World Tour Finals 2025 dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Jepang, Tomoka Miyazaki, Jumat (19/12/2025).Foto : dok. PP PBSI

NARASITODAY.COM, HANGZHOU – Di bawah sorot lampu Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Jumat (19/12/2025) pagi WIB, Putri Kusuma Wardani menunjukkan sisa-sisa kegigihannya. Tunggal putri andalan Indonesia ini berhasil menutup laga terakhir fase Grup A BWF World Tour Finals 2025 dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Jepang, Tomoka Miyazaki. Namun, kemenangan dua gim langsung 21-17, 21-9 tersebut terasa hambar karena tak cukup untuk membawanya melaju ke babak semifinal.

Pertandingan ini menjadi panggung bagi Putri untuk menunjukkan kelasnya meskipun peluang lolos sudah tertutup. Sempat tertinggal 8-12 di gim pertama, Putri menolak menyerah. Ia merangkai lima poin beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 13-12. Kejar-kejaran poin yang menegangkan terus berlanjut hingga skor kembar 17-17, sebelum akhirnya Putri memanfaatkan rentetan kesalahan sendiri yang dilakukan Miyazaki untuk menutup gim pertama.

Baca Juga :  Timnas Futsal Putri Indonesia Vs Vietnam Perebut Posisi 3 AFF 2026

Memasuki gim kedua, Putri tampil seolah tanpa beban. Dominasinya tak terbendung; ia melesat unggul 10-3 lewat serangan-serangan presisi. Selepas interval, selisih poin kian menganga hingga menyentuh angka sepuluh pada kedudukan 16-6. Putri akhirnya mengunci kemenangan telak 21-9, sebuah performa yang ironisnya baru memuncak saat pintu menuju empat besar sudah terkunci bagi dirinya.

Baca Juga :  Hasil Liga Spanyol Barcelona Taklukkan Sevilla 41 di Ramon Sanchez Pizjuan

Meskipun sukses menundukkan sang mutiara muda Jepang, hasil ini tetap menempatkan Putri di posisi ketiga klasemen Grup A. Dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan, impian Putri untuk melangkah lebih jauh di turnamen penutup musim ini resmi berakhir.

Perjalanan Putri di Hangzhou mencerminkan dinamika persaingan tingkat tinggi di dunia bulu tangkis saat ini. Ketatnya Grup A membuat setiap gim dan poin sangat menentukan. Bagi Putri, mengalahkan pemain sekaliber Miyazaki di panggung sebesar BWF World Tour Finals adalah modal kepercayaan diri yang besar untuk musim depan, meski ia harus pulang lebih awal kali ini.

Baca Juga :  Pekan Keempat Super League 2025-2026 Dimulai, Persija dan Persib Hadapi Laga Krusial

Dengan tersingkirnya Putri, harapan Indonesia di sektor tunggal putri kini harus berpindah ke ajang-ajang berikutnya, sementara sang pemain akan kembali ke tanah air membawa evaluasi penting dari pertemuan-pertemuan sengitnya melawan pemain elite dunia di grup neraka tersebut.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com