NARASITODAY.COM, JAKARTA – Mencuci piring menjadi rutinitas sehari-hari di banyak rumah tangga. Umumnya, aktivitas ini dilakukan di dapur menggunakan wastafel agar peralatan makan kembali bersih dan aman digunakan. Namun, keterbatasan ruang membuat sebagian orang memilih kamar mandi sebagai tempat mencuci piring.
Sekilas, kebiasaan tersebut tampak praktis dan tidak bermasalah, apalagi jika piring dicuci menggunakan sabun. Meski begitu, para ahli mengingatkan bahwa kamar mandi bukanlah tempat ideal untuk membersihkan peralatan makan.
Kamar mandi dikenal sebagai area dengan risiko tinggi paparan kuman dan bakteri. Meski terlihat bersih, berbagai partikel tak kasat mata dari kloset, dinding, hingga lantai dapat berpindah dan menempel pada piring yang dicuci. Keran air di kamar mandi pun kerap luput dari pembersihan rutin, sehingga berpotensi menjadi sumber kontaminasi.
Kondisi ini membuat mencuci piring di kamar mandi tidak sepenuhnya aman, terutama jika dilakukan di dekat kloset. Paparan bakteri yang tersisa bisa berdampak pada kesehatan apabila peralatan makan kembali digunakan.
Jika terpaksa mencuci piring di kamar mandi karena keterbatasan fasilitas, kebersihan area perlu menjadi perhatian utama. Membersihkan kamar mandi secara menyeluruh dengan disinfektan, mencuci piring dengan benar, serta menggunakan air panas dapat membantu meminimalkan risiko.
Dengan memahami potensi bahayanya, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menjaga kebersihan peralatan makan demi kesehatan seluruh anggota keluarga. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : detikproperti














