Banjir Kalimantan Selatan Melanda Hebat, Air Setinggi Atap Rumah Mengisolasi Puluhan Desa

0
Kalimantan Selatan
hujan deras tanpa henti memicu banjir besar di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Sedikitnya 1.400 rumah terendam di delapan desa, dengan luapan air mencapai atap rumah warga.Foto : dok. detik.com

NARASITODAY.COM, BALANGAN – Sabtu (27/12/2025) menjadi pagi yang kelam bagi warga Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak tengah malam hingga fajar menyingsing memicu banjir besar yang menenggelamkan permukiman. Di beberapa titik, luapan air dilaporkan merangkak naik begitu cepat hingga menyentuh atap rumah warga.

Sedikitnya 1.400 unit rumah terendam dalam bencana ini. Kepanikan sempat pecah saat warga berusaha menyelamatkan diri dan harta benda di tengah kepungan air yang terus meninggi di delapan desa, yakni Desa Mayanau, Tebing Tinggi, Simpang Bumbuan, Simpang Nadong, Sungsum, Juuh, Gunung Batu, dan Langkap.

Baca Juga :  Mencuci Pakaian di Musim Hujan? Ini 5 Tips Penting yang Harus Anda Ikuti

Skala banjir kali ini disebut sebagai yang paling ekstrem bagi masyarakat setempat. Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi memberikan catatan khusus mengenai tingkat keparahan bencana di wilayah terdampak.

Menurut AKBP Yulianor Abdi, ini merupakan “banjir terparah yang dialami oleh warga sekitar di Kecamatan Tebing Tinggi.”

Pernyataan ini senada dengan gambaran visual di lapangan, di mana akses transportasi lumpuh total selama berjam-jam dan memaksa tim SAR melakukan evakuasi menggunakan perahu karet di tengah arus yang deras.

Baca Juga :  Sekda Burhanudin Ajak Para Pengelola Keuangan Lingkup Pemkab Bogor Optimalkan Penggunaan SIPD

Setelah berjibaku dengan genangan air sejak pagi buta, kondisi dilaporkan mulai membaik menjelang petang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan terus memantau pergerakan air di titik-titik krusial yang sebelumnya terisolasi.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, mengonfirmasi bahwa beberapa wilayah terdampak paling parah sudah mulai menunjukkan tren penurunan tinggi muka air.

Baca Juga :  Kota Depok Terendam Banjir, Beberapa Lokasi Dilaporkan Mengalami Banjir Setinggi 120 Cm

“Di Tebing Tinggi terutama sudah mengalami penurunan, dan akses sudah bisa dilewati hingga ke Desa Mayanau. Saat ini sudah berangsur-angsur mengalami pemulihan,” ujar Rahmi kepada detikKalimantan, Sabtu (27/12/2025).

Meski air mulai surut, warga kini dihadapkan pada sisa-sisa lumpur dan potensi penyakit pascabanjir. Pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa hari ke depan.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com