Hujan dan Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga di Bogor Barat

0
Ilustrasi rumah rusak

NARASITODAY.COM – Angin kencang disertai hujan deras menyapu kawasan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (6/5/2025) sore, menumbangkan sebuah dahan pohon yang kemudian menimpa atap rumah salah seorang warga. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini membawa dampak material, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah, menjelaskan bahwa insiden tersebut berawal dari hujan lebat yang datang bersama angin kencang yang melanda kawasan itu.

Baca Juga :  Park Ji Hyun Ceritakan Perubahan Penampilannya Seiring Menurunkan Berat Badan 30 Kg

Hujan deras serta angin kencang yang melanda wilayah tersebut, mengakibatkan dahan pohon patah menimpa rumah milik Bapak Andi,” ungkapnya.

Pohon yang tumbang adalah jenis loa, dengan dahan yang patah sepanjang 10 meter dan diameter 15 sentimeter. Untungnya, meskipun dahan tersebut menimpa atap rumah, tidak ada korban luka atau jiwa dalam peristiwa ini.

Baca Juga :  Mendagri Tito Minta Daerah Bertindak Cepat Kendalikan Inflasi: “Jangan Biarkan Harga Komoditas Liar”

“(Penyebab) hujan deras disertai angin kencang. Dahan pohon patah sepanjang 10 meter dan diameter 15 sentimeter. Jenis pohon tumbang jenis loa,” lanjut Hidayatullah.

Hidayatullah menambahkan bahwa meskipun kerusakan terjadi pada atap rumah, kondisi bangunan tersebut masih aman untuk dihuni. Oleh karena itu, penghuni rumah tidak perlu diungsikan. Petugas dari BPBD Kota Bogor segera melakukan evakuasi dahan pohon yang tumbang dan membersihkan lokasi.

Baca Juga :  WMO Pantau Tren Pemanasan Global, Fakta dan Proyeksi Musim Kemarau dan Hujan

“Pemotongan pohon tumbang sudah selesai dilakukan oleh personel TRC-PB BPBD Kota Bogor. Penyerahan bantuan satu buah terpal kepada pihak kelurahan untuk diserahkan kepada korban sudah dilakukan,” katanya.

Sementara itu, meskipun kerusakan yang terjadi tergolong ringan, Hidayatullah tetap mengimbau warga untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat datang kapan saja, terlebih dengan adanya angin kencang yang bisa memperburuk situasi.***