NARASITODAY.COM – Di tengah geliat aktivitas warga Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parungpanjang, ada satu masalah yang tak kunjung selesai: kondisi Jalan Raya Salimah yang rusak parah dan seolah dibiarkan begitu saja.
Tomi (29), warga setempat, menyuarakan keluh kesah yang selama dua tahun ini hanya menjadi gema di antara lubang jalan yang tergenang air dan tanah yang terus menurun.
“Rusak parah sepanjang 1 kilometer, sudah lama belum ada perbaikan jalan lagi. Ruas jalan berlubang tergenang air, kontur tanah juga menurun, khawatir amblas,” ungkap Tomi.
Jalan tersebut bukan sekadar penghubung biasa ia menjadi urat nadi masyarakat setempat, menghubungkan Kecamatan Parungpanjang dengan Kecamatan Tenjo dan menjadi akses utama menuju pasar. Maka, tak heran jika keluhannya menjadi sorotan banyak pihak.
Sekretaris Desa Gintung Cilejet, H. Manto, membenarkan kondisi jalan yang dikeluhkan warga. Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera mengambil tindakan konkret.
“Warga Desa Gintung Cilejet, terutama warga yang bersentuhan langsung pada jalan itu, inginnya segera ada perbaikan, dengan hotmik atau pengecoran, intinya segera diperbaiki,” tegasnya.
Hingga kini, lubang-lubang yang menganga di badan jalan seolah menjadi jebakan sunyi yang bisa membahayakan pengendara kapan saja. Di musim hujan, genangan air memperparah situasi membuat lubang-lubang itu tak terlihat dan memperbesar potensi kecelakaan.
Warga hanya bisa berharap, seruan ini tak lagi sekadar permintaan yang berulang, melainkan menjadi awal dari aksi nyata agar jalan yang menghubungkan kehidupan mereka kembali layak dilalui.***














