Evakuasi Jenazah Pemuda Korban Kecelakaan Pohon dan Kabel Listrik di Bogor

0
pemuda
Ilustrasi mayat.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, BOGOR – Sore yang mendung di Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, berubah menjadi duka mendalam pada Jumat (2/1/2026). Seorang pemuda berinisial FP (21) meregang nyawa dalam sebuah insiden tragis saat hendak membantu sang ayah mengambil dahan pohon salam.

Suasana di lokasi kejadian seketika mencekam saat warga mendapati tubuh FP terbujur kaku di ketinggian dahan pohon. Sang ayah, yang berada tepat di bawah pohon, hanya bisa menatap nanar tanpa mampu berbuat banyak melihat putra kesayangannya terjerat aliran listrik yang mematikan.

Baca Juga :  KLH Ungkap Mahalnya Investasi Proyek Sampah Jadi Energi Listrik

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, FP dengan sigap memanjat pohon salam untuk mengambil dahan, sementara ayahnya menunggu di bawah untuk mengumpulkan hasil petikan tersebut. Namun, maut menjemput ketika dahan yang dipotong jatuh di arah yang salah.

Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah menjelaskan bahwa dahan yang dipotong korban terjatuh dan mengenai kabel listrik milik PLN. Kondisi cuaca yang lembap membuat dahan tersebut menjadi konduktor listrik yang sempurna.

“Bapaknya nunggu di bawah, anaknya naik,” ucap AKP Abdullah kepada wartawan. “Udah gitu kena, kesetrum dia (korban).”

Baca Juga :  Pemkab Bogor dan TP-PKK Gelar Lomba Cipta Menu B2SA untuk Promosi Pangan Lokal

Tubuh FP sempat tertahan di atas pohon selama beberapa waktu sebelum petugas gabungan tiba di lokasi. Petugas kepolisian bersama tim evakuasi bekerja ekstra hati-hati untuk menurunkan jenazah pemuda malang tersebut dari ketinggian agar tidak membahayakan warga sekitar.

Ketidakberdayaan sang ayah saat kejadian menjadi pemandangan paling memilukan bagi para tetangga yang menyaksikan proses evakuasi.

“Iya, meninggal di pohon, bapaknya nggak bisa berbuat apa-apa,” kata Abdullah dengan nada prihatin.

Baca Juga :  Honda City Meluncur ke Kali, Kondisi Mobil dan Pengemudi Diselidiki

Setelah berhasil diturunkan, jenazah FP segera diurus oleh pihak keluarga. Meski duka menyelimuti rumah korban, pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa ini sebagai sebuah kecelakaan murni.

“Sudah (dievakuasi) tadi, sama keluarganya juga sudah menerima kalau itu musibah,” pungkas Abdullah.

Kini, pohon salam di sudut desa itu menjadi saksi bisu sebuah bakti anak kepada orang tua yang berakhir duka. Polisi mengimbau warga untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar jaringan kabel listrik, terutama saat kondisi cuaca basah atau turun hujan.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com