NARASITODAY.COM, FRANKFURT – Fajar baru saja menyingsing di Berlin bagian barat daya ketika kobaran api melalap sebuah jembatan di atas Kanal Teltow, Sabtu pagi. Insiden yang terjadi pukul 05.45 GMT ini bukan sekadar kebakaran biasa; dampaknya memaksa sekitar 45.000 rumah tangga dan 2.200 unit usaha bersiap menghadapi kegelapan panjang hingga 8 Januari mendatang.
Kebakaran yang terjadi di dekat pembangkit panas dan listrik Lichterfelde tersebut merusak jaringan kabel bertegangan tinggi secara signifikan. Akibatnya, selain pemadaman listrik, layanan komunikasi seperti jaringan telepon seluler dan telepon kabel di wilayah tersebut kini berada di ambang gangguan serius.
Polisi setempat kini bergerak cepat mengusut penyebab pasti kejadian. Aroma kesengajaan tercium dalam investigasi ini, di mana pihak berwenang menyatakan tengah menyelidiki insiden tersebut sebagai dugaan aksi pembakaran.
Hingga saat ini, penyelidik kriminal dan layanan darurat masih bersiaga di lokasi untuk menyisir sisa-sisa reruntuhan dan mencari petunjuk lebih lanjut. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi pada pagi buta telah berhasil menjinakkan si jago merah, meninggalkan tugas berat bagi teknisi listrik.
Perusahaan jaringan listrik Stromnetz Berlin mengonfirmasi bahwa perbaikan tidak bisa dilakukan dalam sekejap. Diperlukan pemasangan kabel baru untuk menggantikan infrastruktur yang hangus terbakar.
“Kami memperkirakan seluruh pelanggan dapat kembali mendapatkan pasokan listrik secara penuh pada Kamis sore,” ujar pihak Stromnetz Berlin dalam pernyataan resminya.
Kondisi ini menuntut kesabaran warga Berlin di tengah musim dingin, sembari menunggu tim teknis bekerja memulihkan denyut nadi energi di wilayah terdampak.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














