NARASITODAY.COM, JAKARTA – Pemerintah Inggris resmi mengakui Negara Palestina dengan dibukanya Kedutaan Besar Palestina di London pada Selasa (6/1/2026). Langkah ini menandai babak baru hubungan diplomatik kedua pihak di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah yang masih berlangsung.
Menteri Inggris untuk Timur Tengah, Hamish Falconer, menyatakan bahwa pengakuan terhadap Palestina merupakan bagian dari komitmen Inggris untuk menjaga peluang terwujudnya solusi dua negara antara Israel dan Palestina. Menurutnya, solusi tersebut dinilai sebagai jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi kedua bangsa.
Pembukaan kedutaan ini juga dilakukan di tengah situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang masih memprihatinkan. Pemerintah Inggris mengakui adanya peningkatan terbatas dalam masuknya bantuan kemanusiaan, namun menilai berbagai hambatan masih terjadi, mulai dari penutupan perlintasan hingga pembatasan terhadap pasokan medis dan aktivitas organisasi kemanusiaan.
Selain isu Palestina, Inggris turut menyoroti kondisi keamanan dan politik di kawasan Timur Tengah secara lebih luas, termasuk situasi di Iran, Yaman, dan Suriah. London menegaskan akan terus mendorong dialog diplomatik, perlindungan hak asasi manusia, serta peran aktif komunitas internasional dalam menjaga stabilitas kawasan.
Langkah diplomatik ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang lebih konstruktif serta memberikan harapan baru bagi upaya perdamaian dan kemanusiaan di Timur Tengah. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : idntimes.com














