NARASITODAY.COM, JAKARTA – Datangnya musim hujan sering kali dibarengi dengan meningkatnya keluhan flu dan batuk di masyarakat. Perubahan cuaca yang membuat udara menjadi lebih dingin dan lembap ternyata memberi tantangan tersendiri bagi daya tahan tubuh.
Kementerian Kesehatan mencatat, penyakit pernapasan seperti influenza dan ISPA memang cenderung meningkat saat memasuki musim hujan. Kondisi suhu yang menurun serta kelembapan tinggi membuat virus pernapasan lebih mudah bertahan dan menyebar, terutama di ruang tertutup dan area dengan aktivitas padat.
Selain faktor lingkungan, kebiasaan sehari-hari juga berperan. Kurang istirahat, pola makan yang tidak seimbang, hingga tubuh yang sering kehujanan dapat membuat sistem imun bekerja lebih keras. Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan terserang flu dan batuk meski gejalanya terlihat ringan.
Paparan sinar matahari yang berkurang di musim hujan turut memengaruhi daya tahan tubuh, termasuk berkurangnya asupan vitamin D yang penting untuk melawan infeksi. Karena itu, menjaga pola makan bergizi, cukup minum, istirahat yang memadai, serta menjaga tubuh tetap hangat menjadi langkah sederhana namun penting agar tetap sehat di tengah cuaca yang tidak menentu. (MG3)Â
Editor : Mutiara
Sumber : detikHealth













