
NARASITODAY.COM, JAKARTA – Ketegangan di balik kemilau karier penyanyi muda Farel Prayoga akhirnya pecah menjadi laporan hukum. Joko Suyoto, ayah kandung Farel, resmi melaporkan manajer sang anak yang berinisial R ke Bareskrim Mabes Polri. Langkah ini diambil Joko tak lama setelah ia menghirup udara bebas usai menjalani proses hukum terkait kasus judi online.
Bara konflik ini tersulut oleh pernyataan Rais, manajer Farel, yang mengklaim bahwa honor penyanyi asal Banyuwangi itu telah menembus angka Rp10 miliar. Rais juga diduga menuding bahwa keluarga Farel telah menghabiskan pundi-pundi uang tersebut.
Bagi Joko, pernyataan tersebut bukan sekadar informasi, melainkan tuduhan yang mencoreng nama baik keluarganya. Dalam sebuah video yang viral di TikTok, Joko menantang Rais untuk membuktikan klaim tersebut secara transparan.
“Kalau miliaran memang ada miliaran, tapi kalau sampai 10, jauh sekali nominalnya,” ujar Joko dengan nada tegas saat ditemui di Jakarta Selatan, kemarin.
Joko pun memaparkan realitas aset yang dimiliki Farel saat ini. Alih-alih gaya hidup mewah di ibu kota, Joko menyebut Farel bahkan belum memiliki rumah di Jakarta dan hanya memiliki sebuah motor. Di kampung halaman, harta Farel disebut hanya berupa rumah sederhana yang sempat dijual serta beberapa petak tanah kosong.
Di balik laporan polisi tersebut, terselip narasi kepedihan seorang ayah yang merasa disudutkan oleh opini publik. Joko menyayangkan sikap Rais yang dinilainya terlalu sering muncul di berbagai podcast untuk membicarakan urusan internal keluarga.
Joko juga membela masa lalu mereka saat Farel masih menjadi pengamen jalanan. Ia menepis anggapan bahwa dirinya mengeksploitasi anak sejak kecil. Bagi Joko, mengamen adalah bagian dari perjuangan hidup di desa yang akhirnya mengantar Farel ke panggung nasional.
“Kalau enggak saya ajak ngamen, mungkin enggak jadi seperti ini. Namanya kehidupan di kampung, ngamen itu wajar,” katanya membela diri.
Kini, kekhawatiran Joko tak hanya soal uang, tetapi juga tentang kondisi psikologis dan pendidikan sang anak. Farel, yang kini berusia 16 tahun, dikabarkan tidak masuk sekolah selama dua hari terakhir. Komunikasi antara ayah dan anak ini pun diketahui telah terputus.
Joko menduga ada pengaruh orang dewasa di sekitar Farel yang membuat remaja tersebut tidak sepenuhnya memahami situasi yang terjadi. Ia berencana menemui Farel secara langsung untuk meluruskan segala kemelut yang ada.
Laporan ke Bareskrim menjadi puncak dari rasa tidak terima keluarga atas tudingan yang dianggap sudah keterlaluan. Kini, publik menanti bagaimana kelanjutan perseteruan ini di ranah hukum, sembari berharap masa depan sang bintang muda tidak menjadi korban dari ego orang-orang dewasa di sekelilingnya.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













