NARASITODAY.COM – Menjalani diet demi berat badan ideal memang sah-sah saja. Namun, di balik hasil timbangan yang mulai turun, tubuh kerap memberi sinyal kelelahan yang sering diabaikan. Diet yang terlalu ketat, asupan gizi tidak seimbang, atau penurunan kalori secara drastis bisa membuat tubuh “protes” secara halus. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.
Berikut lima gejala tubuh lelah setelah diet yang sering terabaikan dan perlu segera dikenali:
1. Mudah Pusing dan Kepala Terasa Ringan
Pusing berulang, terutama saat berdiri tiba-tiba, bisa menjadi tanda tubuh kekurangan energi dan cairan. Asupan kalori yang terlalu rendah membuat kadar gula darah menurun, sehingga aliran energi ke otak tidak optimal.
2. Cepat Lelah Meski Aktivitas Ringan
Jika baru berjalan sebentar atau melakukan pekerjaan ringan sudah terasa sangat lelah, bisa jadi tubuh kekurangan karbohidrat, zat besi, atau protein. Nutrisi tersebut penting sebagai sumber energi dan pembentuk otot.
3. Sulit Konsentrasi dan Mudah Lupa
Otak membutuhkan asupan glukosa yang cukup untuk bekerja optimal. Diet ekstrem sering membuat kemampuan fokus menurun, pikiran terasa “blank”, hingga mudah lupa hal-hal sederhana.
4. Mood Mudah Berubah dan Lebih Sensitif
Perubahan pola makan dapat memengaruhi hormon yang mengatur suasana hati. Tubuh yang kelelahan akibat diet tidak seimbang cenderung membuat seseorang lebih mudah marah, cemas, atau merasa sedih tanpa sebab yang jelas.
5. Kualitas Tidur Menurun
Ironisnya, meski tubuh terasa lelah, sebagian orang justru sulit tidur setelah menjalani diet ketat. Kekurangan nutrisi tertentu dapat mengganggu ritme hormon tidur, sehingga tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup.
Mengenali tanda-tanda kelelahan setelah diet sangat penting agar tujuan hidup sehat tidak berubah menjadi bumerang. Diet ideal seharusnya tetap memenuhi kebutuhan gizi tubuh, bukan sekadar menurunkan angka di timbangan. Jika gejala kelelahan terus berlanjut, sebaiknya evaluasi pola makan dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan agar diet tetap aman dan berkelanjutan.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














