NARASITODAY.COM, BOGOR- Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Raya Aneka Tambang Pongkor, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, dilaporkan mati. Padamnya PJU tersebut diduga akibat adanya kabel jaringan listrik yang dicuri.
Menindaklanjuti ramainya pemberitaan dan keluhan masyarakat, Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Prasarana dan Perlengkapan Perhubungan (UPT PPP) Wilayah V Jasinga langsung melakukan perbaikan pada Selasa (27/1/2026).
Operator lapangan PJU, Andri, mengatakan gangguan penerangan di wilayah tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya jaringan kabel yang hilang.
“Kendalanya ada pada jaringan atau kabel yang hilang. Kami juga mengimbau masyarakat agar ikut menjaga fasilitas ini, karena PJU diperuntukkan bagi kepentingan bersama,” ujar Andri di lokasi perbaikan.
Selain dugaan pencurian kabel, Andri menyebutkan sebagian lampu PJU memang sudah berusia lama sehingga tidak berfungsi secara optimal.
“Kami butuh laporan. Kalau tidak ada laporan, kami tidak tahu ada gangguan. Kami harap aparat desa bisa berkoordinasi, sehingga jika ada laporan, kami bisa cepat tanggap,” katanya.
Dia memaparkan di Desa Bantarkaret sendiri, terdapat satu jaringan PJU yang terputus, satu tiang lampu roboh, serta beberapa panel yang mengalami korsleting.
Petugas langsung melakukan penggantian terhadap panel yang rusak tersebut.
Berdasarkan data UPT PPP Wilayah V Jasinga, di jalur Bantarkaret terdapat sekitar 40 titik lampu PJU dengan tiga panel pengendali. Dugaan pencurian kabel mencapai sekitar 200 meter.
“Kalau ada laporan, kami juga rutin melakukan monitoring ke setiap desa dan kecamatan untuk menindaklanjuti permasalahan PJU,” kata Andri.
Sebelumnya, kondisi PJU di sepanjang Jalan Raya Aneka Tambang, Desa Bantarkaret, sempat dikeluhkan warga karena sudah lama tidak berfungsi. Akibatnya, ruas jalan menjadi gelap gulita pada malam hari.
Kondisi tersebut diperparah dengan kerusakan jalan kabupaten yang berlubang, sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Sudah lama seperti ini, lebih dari satu tahun rusak. Malam gelap, jalannya juga rusak. Lengkap sudah kesulitan kami,” kata Pudin, warga setempat, Minggu (25/1/2026).***
Wartawan : Andreas














