Dapur Gizi Hadir di Bantarkaret, Perempuan Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Desa

0
Dapur Gizi
Saat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Desa Bantarkaret , Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Selasa (27/1/2026) diresmikan. Foto (Ist)

NARASITODAY.COM, BOGOR- Upaya pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus penguatan ekonomi desa mulai terasa di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut pada Selasa (27/1/2026).

Lebih dari sekadar program pemenuhan gizi, dapur MBG Bantarkaret menjadi ruang kerja baru bagi warga setempat.

Sedikitnya 50 tenaga kerja dan relawan yang terlibat dalam operasional dapur berasal dari lingkungan desa itu sendiri, dengan dominasi kaum perempuan.

Baca Juga :  CSR PT Antam Pongkor Bangun MCK, Warga Pasirgintung Tak Lagi BAB ke Kali

Kepala Dusun Bantarkaret, Madnu, menilai keberadaan dapur MBG membawa dampak nyata bagi perekonomian warga.

Keterlibatan warga lokal sebagai tenaga kerja dinilai mampu meningkatkan pendapatan sekaligus kesejahteraan keluarga.

“Mayoritas relawan berasal dari warga sini. Ini tentu berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat. Program MBG membantu menambah penghasilan sekaligus memberdayakan warga,” ujar Madnu kepada wartawan, Selasa (26/1/2026).

Baca Juga :  Dari Seragam Militer ke Kursi Presiden, Min Aung Hlaing Resmi Pimpin Myanmar di Tengah Gejolak Perang Sipil

Para pekerja perempuan di dapur MBG Bantarkaret memegang peran penting dalam rantai pelayanan gizi.

Mereka bertugas menyiapkan menu, memasak, hingga melakukan pengemasan makanan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

Dalam tahap awal, SPPG Bantarkaret ditargetkan melayani kebutuhan gizi siswa di 23 sekolah, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP. Namun, realisasi program dilakukan secara bertahap.

“Targetnya memang 23 sekolah, tetapi untuk sementara baru tiga sekolah yang dilayani sambil menunggu kesiapan teknis,” jelas Madnu.

Baca Juga :  Pencuri Sasar Mobil Program Makan Bergizi di Tajurhalang, Penyaluran untuk Siswa Terhambat

Peresmian dapur MBG tersebut turut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Sekretaris Kecamatan Nanggung Burhanudin, unsur TNI-Polri, kepala dapur, perwakilan tenaga pendidik, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Dengan beroperasinya dapur MBG di Bantarkaret, pemerintah berharap program pemenuhan gizi anak dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi lokal, sekaligus menjadi contoh kolaborasi antara negara dan masyarakat desa dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Wartawan : Andreas