NARASITODAY.COM, JAKARTA – Saat terlelap, tubuh secara alami berada dalam kondisi puasa sekaligus kehilangan cairan. Meski tidak melakukan aktivitas fisik, tubuh tetap mengeluarkan air melalui napas dan keringat. Akibatnya, ketika bangun tidur tubuh cenderung mengalami dehidrasi ringan. Kondisi ini dapat memengaruhi stamina, fokus, hingga kinerja otak. Inilah sebabnya, minum air putih setelah bangun tidur kerap dianjurkan untuk menggantikan cairan yang hilang, membantu metabolisme, dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Lalu, bagaimana penjelasannya menurut sains?
1. Mengganti Cairan dan Elektrolit yang Hilang
Selama tidur, cairan tubuh terus berkurang akibat penguapan melalui pernapasan dan keringat. Kekurangan cairan dapat menimbulkan rasa lelah, menurunkan kewaspadaan, serta mengganggu fungsi kognitif dan fisik.
Penelitian Jéquier dan Constant (2010) menunjukkan bahwa dehidrasi berpengaruh terhadap konsentrasi, daya ingat, hingga suasana hati. Dengan minum air putih segera setelah bangun tidur, keseimbangan cairan tubuh dapat pulih, sehingga tubuh terasa lebih segar dan siap beraktivitas.
2. Membantu Meningkatkan Metabolisme
Mengonsumsi air putih saat perut kosong diyakini dapat memicu proses termogenesis, yaitu peningkatan produksi panas tubuh yang berperan dalam pembakaran kalori.
Studi yang dilakukan Boschmann dan rekan-rekan (2003) menemukan bahwa minum sekitar 500 mililiter air dapat meningkatkan laju metabolisme hingga sekitar 30 persen dalam kurun 30–40 menit. Kebiasaan ini berpotensi membantu tubuh mengelola energi dengan lebih efisien sepanjang hari.
3. Mendukung Detoksifikasi dan Kesehatan Pencernaan
Air memiliki peran penting dalam melancarkan kerja sistem pencernaan, termasuk membantu pergerakan makanan dan sisa metabolisme di usus. Selain itu, kecukupan cairan mendukung fungsi ginjal dalam menyaring dan membuang zat sisa yang menumpuk selama tidur.
Menurut Popkin dkk. (2010), asupan air yang memadai dapat membantu menjaga kelancaran pencernaan serta keteraturan buang air besar, sekaligus mengoptimalkan fungsi ginjal.
4. Menjaga Mood dan Fungsi Otak
Kadar cairan di otak dapat menurun setelah tidur semalaman. Bahkan dehidrasi ringan dapat berdampak pada suasana hati, konsentrasi, dan daya ingat.
Penelitian Ganio dkk. (2011) mengungkapkan bahwa dehidrasi ringan dapat memengaruhi performa kognitif dan kondisi emosional. Minum air putih di pagi hari membantu rehidrasi otak sehingga fungsi mental dapat bekerja lebih optimal sejak awal hari.
5. Mengurangi Risiko Sakit Kepala dan Rasa Lelah
Kurangnya asupan cairan sering dikaitkan dengan keluhan sakit kepala dan kelelahan. Memulai hari dengan minum air putih membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mengurangi kemungkinan munculnya gejala tersebut.
Benton (2011) menyebutkan bahwa dehidrasi memiliki hubungan erat dengan munculnya sakit kepala dan rasa lelah. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan cairan sejak pagi dapat membantu tubuh tetap bertenaga dan lebih nyaman menjalani aktivitas harian.
Dengan berbagai manfaat tersebut, minum air putih setelah bangun tidur bukan sekadar kebiasaan sederhana, melainkan langkah awal yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh, kestabilan mood, serta fungsi otak sepanjang hari. (MG5)
Editor : Nathania
Sumber : tabloidbintang.com












