NARASITODAY.COM, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Indonesia yang berlaku selama tiga hari ke depan, terhitung mulai 7 hingga 9 Februari 2026.
Peringatan tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram BMKG, Sabtu (7/2/2026), sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi di sejumlah wilayah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor, terutama di daerah rawan bencana.
“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” tulis BMKG dalam keterangannya.
BMKG juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kejadian bencana di lingkungan sekitar melalui kanal pelaporan yang telah disediakan.
Laporan masyarakat dinilai penting untuk membantu upaya mitigasi dan penanganan bencana secara cepat.
“Jika masyarakat melihat atau terdampak bencana di sekitar, kami mengajak untuk bergotong royong melaporkannya melalui sistem pelaporan yang tersedia guna menjaga keselamatan bersama dan mengurangi risiko bencana,” lanjut BMKG.
Informasi lengkap mengenai cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi, dan tsunami dapat diakses melalui situs resmi BMKG atau aplikasi InfoBMKG.
Sementara itu, masyarakat juga dapat memantau laporan kejadian bencana secara real time melalui platform PetaBencana.id.
BMKG menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan pembaruan informasi cuaca secara berkala guna mendukung keselamatan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Wartawan : Andreas














