Remaja di Bogor Ternyata Korban Tawuran, Bukan Begal seperti yang Beredar di Media Sosial

0
Media sosial
Ilustrasi Aplikasi media sosial di layar ponsel. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, BOGOR – Sebuah unggahan video tentang aksi pembegalan sadis di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, sempat memicu keresahan warga di jagat maya pada Minggu (8/2/2026) dini hari. Namun, narasi mencekam tersebut nyatanya hanyalah sebuah skenario bohong yang dirancang oleh sang korban sendiri untuk menutupi jejak kenakalannya.

Remaja laki-laki yang terluka tersebut semula mengklaim dirinya menjadi korban begal. Namun, setelah penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian, terungkap bahwa luka yang ia derita bukan berasal dari perlawanan terhadap perampok, melainkan akibat terlibat dalam aksi tawuran antar-kelompok.

Baca Juga :  Gunung Sampah TPA Galuga Longsor, Satu Operator Alat Berat Tewas

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, mengonfirmasi bahwa motif di balik laporan palsu tersebut sangatlah sederhana sekaligus klasik: rasa takut. Remaja tersebut merasa terdesak untuk menciptakan cerita pahlawan yang tertindas demi menghindari kemarahan pihak keluarga.

“Betul, sudah diklarifikasi sama keluarga,” kata Kompol Maman Firmansyah, Senin (9/2/2026). “Betul, supaya tidak dimarah orang tua,” ungkapnya saat menjelaskan alasan remaja tersebut berbohong.

Kegaduhan yang sempat viral di media sosial ini akhirnya diredam oleh pihak keluarga korban sendiri. Melalui sebuah pernyataan video, perwakilan keluarga muncul untuk memberikan klarifikasi sekaligus meluruskan kabar burung yang telah terlanjur menyebar luas.

Baca Juga :  5 Tradisi Pengasuhan Lama yang Kini Dinilai Kurang Relevan untuk Anak Zaman Now

Dengan nada penuh penyesalan, pihak keluarga mengakui bahwa remaja tersebut memang terlibat dalam tawuran.

“Saya perwakilan keluarga korban ingin menginformasikan bahwa kejadian yang diberitakan di media sosial itu tidak benar, yang terjadi itu tawuran,” ujar perwakilan keluarga tersebut.

Mereka menegaskan bahwa tidak ada aksi pembegalan maupun pencurian dengan kekerasan dalam peristiwa Minggu dini hari itu. Pihak keluarga juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bogor atas keresahan yang timbul akibat informasi yang tidak akurat tersebut.

Baca Juga :  Pengacara P Diddy Gagal Halangi Bukti Video Pemukulan Cassie dalam Persidangan

“Kejadian itu tidak terjadi begal, tapi tawuran. Saya mohon maaf atas perwakilan keluarga, yang diberitakan itu hoaks,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh unggahan media sosial yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama terkait isu keamanan di wilayah perbatasan Bogor.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com