NARASITODAY.COM, JAKARTA – Diabetes bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia, termasuk generasi muda. Secara medis, penyakit ini terjadi ketika kadar gula darah meningkat secara signifikan akibat produksi insulin yang tidak mencukupi atau tidak bekerja optimal.
Munculnya diabetes dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari keturunan hingga pola hidup yang dijalani sehari-hari. Gaya hidup tidak sehat serta pola makan yang kurang seimbang menjadi pemicu utama meningkatnya kasus diabetes pada usia muda.
Beberapa kebiasaan yang sering dikaitkan dengan risiko diabetes pada anak muda, antara lain:
Sering begadang
Gemar mengonsumsi junk food
Kurang bergerak atau jarang berjalan kaki
Tidak peduli pada kenaikan berat badan
Terlalu sering mengonsumsi kopi dan minuman manis
Oleh karena itu, upaya pencegahan diabetes perlu dilakukan sejak dini. Berikut sejumlah langkah yang dapat diterapkan untuk menekan risiko diabetes di usia muda.
Menurunkan Berat Badan Berlebih
Berat badan berlebih atau obesitas menjadi salah satu faktor terbesar penyebab diabetes. Kondisi ini kerap disertai dengan meningkatnya kadar gula darah. Meski demikian, risiko diabetes masih bisa ditekan dengan menerapkan pola makan sehat sebelum kondisi semakin memburuk.
American Diabetes Association merekomendasikan individu dengan kondisi pradiabetes untuk menurunkan berat badan sekitar 5–7 persen dari total berat badan. Penurunan yang lebih signifikan bahkan dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih luas.
Rutin Beraktivitas Fisik
Olahraga seperti senam, latihan beban, hingga bersepeda efektif membantu menurunkan kadar gula darah. Aktivitas fisik secara rutin mampu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga tubuh lebih optimal dalam menggunakan glukosa sebagai sumber energi.
Disarankan untuk meluangkan waktu berolahraga minimal 30 menit per hari selama lima hari dalam sepekan. Selain membantu mencegah diabetes, olahraga teratur juga berperan menjaga daya tahan tubuh.
Perbanyak Minum Air Putih
Minuman manis seperti kopi susu atau minuman boba kini digemari anak muda. Namun, kandungan gula yang tinggi justru dapat meningkatkan risiko diabetes. Mengutip Healthline, konsumsi minuman bergula secara berlebihan berkaitan erat dengan meningkatnya risiko diabetes tipe 2 dan autoimun laten.
Sebagai alternatif yang lebih sehat, biasakan mengonsumsi air putih. Air putih membantu tubuh mengelola kadar gula darah dengan lebih baik.
Batasi Konsumsi Makanan Manis
Tingginya kadar gula darah umumnya berasal dari konsumsi makanan manis yang berlebihan. Kue, permen, hingga donat yang mudah ditemui di berbagai tempat makan dapat menjadi sumber gula tersembunyi.
Untuk mengurangi risiko diabetes, sebaiknya batasi makanan manis dan beralih ke makanan tinggi serat. Asupan serat yang cukup tidak hanya baik untuk pencernaan, tetapi juga membantu menjaga berat badan tetap ideal.
Cukupi Waktu Tidur
Rutinitas padat dan tekanan pekerjaan kerap membuat anak muda terbiasa tidur larut malam. Padahal, kurang tidur dapat memicu gangguan hormon yang memengaruhi kerja insulin, sehingga meningkatkan risiko diabetes.
Idealnya, setiap orang membutuhkan waktu tidur sekitar 7–8 jam per malam untuk menjaga keseimbangan hormon dan kestabilan gula darah. (MG5)
Editor : Nathania
Sumber : insertlive.com














