Siloam Dorong Layanan Second Opinion agar Pasien Lebih Yakin Ambil Keputusan Medis

0
Foto: dok. Siloam Hospital

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Fenomena warga Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri masih terus terjadi. Setiap tahunnya, jutaan WNI tercatat mencari layanan kesehatan ke negara lain seperti Malaysia dan Singapura, dengan berbagai pertimbangan mulai dari kepercayaan pada layanan medis hingga kecanggihan teknologi.

Namun, di balik keputusan tersebut, berobat ke luar negeri bukan tanpa tantangan. Jarak, biaya perjalanan, akomodasi, hingga jarak emosional dengan keluarga kerap menjadi beban tambahan bagi pasien dan pendampingnya, terutama jika pengobatan harus dijalani dalam waktu lama.

Baca Juga :  Tren Self Reward Berlebihan Dinilai Picu Risiko Gagal Ginjal di Usia Muda

Melihat kondisi ini, Siloam International Hospitals berupaya menghadirkan layanan kesehatan bertaraf internasional di dalam negeri. Salah satu langkah yang diperkuat adalah layanan second opinion, yang ditujukan untuk membantu pasien memperoleh pertimbangan medis yang lebih menyeluruh sebelum menentukan langkah pengobatan.

Melalui jaringan 41 rumah sakit di berbagai daerah, Siloam menghadirkan dokter spesialis berpengalaman dan teknologi medis modern. Tiga rumah sakit unggulan—MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Siloam Hospitals Lippo Village, dan Siloam Hospitals Kebon Jeruk—menjadi pusat layanan second opinion untuk berbagai kasus kompleks, mulai dari kanker, jantung, saraf, hingga penyakit ginjal dan saluran kemih.

Baca Juga :  Relawan Medis Ceritakan Tantangan Pelayanan Kesehatan di Aceh Pascabencana

Masing-masing rumah sakit memiliki keunggulan layanan tersendiri. MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dikenal sebagai pusat kanker terintegrasi, sementara Siloam Hospitals Lippo Village banyak menangani kasus saraf dan bedah saraf kompleks. Adapun Siloam Hospitals Kebon Jeruk menjadi rujukan untuk layanan jantung dan pembuluh darah.

Dengan dukungan teknologi medis canggih dan tenaga kesehatan profesional, layanan second opinion ini diharapkan dapat memberi ketenangan bagi pasien dan keluarga. Pasien dapat memastikan diagnosis serta rencana pengobatan secara lebih komprehensif tanpa harus langsung bepergian ke luar negeri.

Baca Juga :  Membedah 5 Perbedaan Vasektomi dan Kebiri, Agar Tidak Salah Paham

Melalui inisiatif “Check Before You Fly”, Siloam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan di dalam negeri terlebih dahulu. Pendekatan ini diharapkan membantu pasien mengambil keputusan medis dengan lebih matang, berbasis informasi yang jelas, serta tetap dekat dengan keluarga. (MG3) 

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikHealth